image

MotoGP 2021, Kepala Kru Tim Suzuki Sering Merinding Lihat Alex Rins Balapan

MotoGP 2021, Kepala Kru Tim Suzuki Sering Merinding Lihat Alex Rins Balapan

Alex Rins terjatuh di MotoGP Prancis 2021. Foto: motorsport

CATALUNYA, kilat.com- Alex Rins diyakini sudah dapat memulihkan diri dari cedera retak tulang radius kanannya pada MotoGP Jerman, 20 Juli 2021. Namun yang jadi pertanyaan, apakah Rins bisa menahan diri untuk tidak mencium aspal lagi di Sirkuit Sachsenring?
 
Ya, sejatinya Rins digadang-gadang sebagai salah satu penantang juara pembalap MotoGP 2021. Komentar tersebut membuat rekan setimnya sekaligus juara bertahan MotoGP, Joan Mir, resah dan tertekan.
 
Tapi seiring bergulirnya waktu, performa rider 25 tahun itu menurun. Hanya pada dua balapan pembuka di Qatar, ia mendulang poin. Selebihnya, Rins tiga kali crash dan finis di urutan ke-20. Rins pun bertengger di peringkat ke-15 klasemen sementara pembalap MotoGP 2021.

Baca Juga :
Daftar Produsen Otomotif yang Berkomitmen Hapus Mesin Konvensional

 
Asa memperbaiki peringkat di kampung halamannya, MotoGP Catalunya, kandas bahkan sebelum rangkaian balapan dimulai. Rins terjatuh saat naik sepeda pada Kamis (3/6/2021) atau sehari sebelum berlangsungnya akhir pekan MotoGP Catalunya 2021. Rins kemudian melakoni operasi untuk memasukkan sekrup pada tangan kanannya.
 
Musim ini, Rins cukup sering jatuh. Pembalap tersebut terhempas di MotoGP Portugal, MotoGP Prancis dan MotoGP Italia. Kondisi itu tentu membuat tim sering ketar-ketir.
 

Baca Juga :
MotoGP Belanda 2021, Rossi Berusaha Tabah Jelang Balapan Terakhirnya di Sirkuit Assen?

“Kami telah melewati fase terburuk karena dia (Rins) bagian dari proyek kami. Crash (Rins) di Portimao dan Mugello serupa. Dia jatuh setelah kesalahan kecil,” beber Kepala Kru Rins, Manuel Cazeaux kepada MotoGP.com.
 
“Di Jerez dan Le Mans, ada kesalahan lebih besar (yang dibuat Rins). Kami harus tetap tenang sekarang dan bersatu sebagai sebuah tim. Kami harus mencoba memperjuangkan kami dari Sachsenring," ujar Cazeaux.
 
“Tujuan kami berubah. Kami harus pulih dari itu dan mendapatkan hasil bagus secara konsisten sehingga kami mendapatkan lagi kepercayaan diri. Ini satu-satunya cara di mana kami dapat menunjukkan bahwa dia (Rins) dapat bertarung untuk posisi teratas,” kata Cazeaux lagi.

Baca Juga :
MotoGP, Tim Balap Valentino Rossi Resmi Gandeng Ducati

 
Cazeaux optimistis kalau Rins bisa mengejar ketertinggalan. Pembalap Spanyol berusia 25 tahun itu selalu mampu meningkatkan kinerja mulai dari latihan hingga balapan.
 
“Performanya pada Minggu, selalu membuat kami merinding. Terlepas dari bukan sesi latihan yang bagus, dia terus kembali pada Minggu,” tukas Cazeaux. (sbn)

Baca Juga :
MotoGP 2021, Ayo Rossi, Coba Lagi dengan Ducati

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA