image

Jadi Pengedar sabu, Seorang Guru SD di Sultra Ditangkap Polisi

Jadi Pengedar sabu, Seorang Guru SD di Sultra Ditangkap Polisi

Jadi Pengedar sabu, Seorang Guru SD di Sultra Ditangkap Polisi

BAUBAU, kilat.com- Seorang guru bernama Wiwin Afriantidi (WA) di Katobengke, Betoambari, Baubau, Sulawesi Tenggara ditangkap Rabu (9/6/2021) pukul 02.30 WITA dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian lantaran menjadi pengedar narkotika jenis sabu.
 
Kasubdid Penmas Bidang Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan pihaknya menemukan barang bukti enam paket bungkusan plastik bening berisikan sabu seberat 8,78 gram. Tersangka terancam dijerat melanggar pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 ayat 2 undang undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.
 
"Tersangka telah diamankan di Polres Baubau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya." ujar Dolfi. 

Baca Juga :
Jokowi Pilih PPKM Mikro Ketimbang Lockdown, Ketua DPD RI Minta Rakyat Mendukung

 
Anggota Sat Resnarkoba Polres Baubau mendapatkan informasi dari masyarkat bahwa di jalan Hoga, tepatnya di rumah oknum guru itu, akan terjadi transaksi dan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.
 
Saat di interogasi, tersangka mengakui barang bukti tersebut miliknya, ia pesan dari seseorang kemudian dibawakan oleh orang yang tidak dikenal.
 

Baca Juga :
KSAL Ancam Akan Pecat Personel TNI yang Terbukti LGBT

Selain barang bukti narkotika, polisi juga mengamankan barang bukti lain seperti 1 buah bong atau alat hisap sabu, 1 batang pirex kaca, 1 pipet sendok sabu, 2 korek api, beberapa lembar sachet plastik bening kecil kosong, 1 lembar kantong plastik hitam, 1 buah gunting, 2 pembungkus rokok, dan 2 buah handphone. (Tulah vandizan)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA