image

Waduh! 3 Perusahaan Ajukan Gugatan untuk Waskita

Waduh! 3 Perusahaan Ajukan Gugatan untuk Waskita

Waskita

JAKARTA, kilat.com - Perusahaan plat merah PT Waskita Beton Precast Tbk (Waskita Beton) tersandung masalah. Waskita Beton baru saja terkena Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang alias PKPU. 
 
Padahal sebelumnya Waskita Beton baru saja lolos dari gugatan PKPU yang dimohonkan oleh PT Existama Putranindo.
 
Namun sekarang bukan hanya satu, tapi tiga perusahaan sekaligus yang kembali mengajukan permohonan tersebut. 

Baca Juga :
Modal Rp812 Miliar, PLN Selesaikan Pembangunan Jaringan Transmisi SUTT 150 KV

 
PT Sinar Mutiara Sempurna, PT Samudra Raya Jaya, dan PT Honindo Pratama Mandiri diketahui mendaftarkan gugatan di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat.
 
Gugatan oleh PT Sinar Mutiara Sempurna dan PT Samudra Raya Jaya bernomor perkara 259/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Jkt.Pst, sementara gugatan dari PT Honindo Pratama Mandiri bernomor perkara 257/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Jkt.Pst.
 

Baca Juga :
Pupuk Indonesia Ingin Bangun Pabrik Pupuk di Papua Barat

Ada beberapa aspek yang diminta ketiga perusahaan dalam petitum mereka. Pertama, mengabulkan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari Para Pemohon PKPU tersebut. 
 
Kedua, menetapkan termohon PKPU PT Waskita Beton Precast, Tbk, dalam keadaan PKPU Sementara selama 45 hari. Ketiga, menunjuk Hakim Pengawas dari hakim-hakim di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
 
Keempat mengangkat pengurus Yogy Yusran sebagai hakim pengawas, dan yang kelima menangguhkan biaya perkara dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Sementara sampai Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) berakhir. (Syu/Syu)

Baca Juga :
Waduh! Distribusi Pupuk Terkendala Pendangkalan Sungai Musi

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA