image

PAN Kritik Pasal Penghinaan DPR dalam RUU KUHP

PAN Kritik Pasal Penghinaan DPR dalam RUU KUHP

PAN

JAKARTA, kilat.com- Partai Amanat Nasional (PAN) mengkritik pasal penghinaan DPR maupun lembaga negara lainnya, dalam RUU KUHP. Menurut PAN, kritik terhadap DPR dkk dijawab dengan peningkatan kinerja.
 
Dalam keterangannya, Anggota Badan Legislatif (Baleg) DPR RI dari Fraksi PAN Zainuddin Maliki, DPR justru membutuhkan banyak kritik untuk meningkatkan dan memperbaiki kinerja.
 
Zainuddin Maliki yang juga anggota Komisi X DPR RI ini menyebut, PAN berkomitmen untuk merawat dan menjaga kebebasan berpendapat sebagai bagian dari Demokrasi. Karena itu, lanjut Zainuddin, bagi PAN kritik seharusnya dijawab dengan kinerja dan bukan ancaman penjara.

Baca Juga :
Wali Kota Serang Tetap Izinkan Warga Gelar Hajatan dan ASN Keluar Kota

 
"Kritik akan kita terima dan kita jawab dengan peningkatan kinerja bukan dengan ancaman penjara," jelas Wasekjen PAN ini.
 
Untuk itu, ia menegaskan pasal dalam RUU KUHP ini perlu dikaji dengan saksama. Jangan sampai menjadi pasal yang bisa dijadikan objek politisasi dan alat kriminalisasi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mencederai demokrasi. (Grace Niversary Sirait)

Baca Juga :
Piala Eropa 2020, Komentar Joachim Loew Setelah Jerman Tertatih-tatih Lolos ke Fase Gugur

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA