• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Kualifikasi Piala Dunia 2022, Mengenal Witan Sulaeman Gelandang Termuda Timnas Indonesia

Witan Sulaeman di laga kontra Thailand pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Foto: pssi
Witan Sulaeman di laga kontra Thailand pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Foto: pssi

DUBAI, kilat.com- Salah satu pemain tim nasional Indonesia yang dinilai tampil moncer saat melawan Thailand pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (3/6/2021) adalah Witan Sulaeman.
 
Pemain di posisi sayap timnas Indonesia tersebut, merupakan pemain termuda di skuad Garuda. Dirinya sudah dua kali tampil sebagai pemain inti saat uji coba melawan Afghanistan dan saat duel melawan Thailand.
 
Perlu diketahui bahwa Witan saat ini bergabung di klub Serbia, FK Radnik Surdulica. Tidak ada yang mengetahui bahwa semasa kecil atau awal titik balik pertama kali dirinya diperkenalkan dengan dunia sepakbola, adalah dari sang ayah.

Baca Juga :
Aksi Protes Atlet AS Bikin Tanda X di Podium Olimpiade Tokyo 2020

 
Pria kelahiran Palu, 8 Oktober 2001 itu juga menceritakan awal mula dia bisa berkarier di sepakbola hingga saat ini tergabung di Radnik Surdulica dan skuad Garuda.
 
“Dahulu saat kecil ayah selalu mengantarkan saya bermain sepakbola, namun beliau tidak pernah menemani saya berlatih hingga akhir, selalu saya ditinggalkan karena dia juga sibuk bekerja. Namun karena itu juga saya menjadi mandiri, disaat teman-teman lain ditemani latihan oleh orang tua mereka, saya tidak,” papar Witan mengenang.
 

Baca Juga :
Komentar Presiden Joko Widodo saat Video Call Greyia/Apriyani Usai Rebut Medali Emas

Sekolah sepakbola pertama Witan adalah SSB Galara periode 2013-2015, kemudian baru dia lama di bersekolah sekaligus menerima pelajaran sepakbola di SKO Ragunan, dari 2016 hingga 2019.
 
Witan memulai karier sepakbola profesionalnya yaitu saat menandatangani kontrak bersama klub liga 2 PSIM Yogyakarta 2019 hingga 2020. “Tahun 2020 agen saya menawarkan untuk bermain di salah satu klub Serbia FK Radnik Surdulica,” beber Witan.
 
Dia pun bergabung disana bulan Februari 2020 dengan jangka waktu kontrak tiga setengah tahun. Namun karena pandemi Covid-19 di sana, selama dua setengah bulan, dia kembali ke Indonesia. Witan baru mendapatkan debut profesionalnya di klub tersebut pada 14 Juni 2020, bermain menggantikan Bogdan Stamenković kala laga melawan Radnicki Nis dan mengalami kekalahan 2-4.

Baca Juga :
Data-data Bukti Kealotan, Kesabaran, dan Kuatnya Mental Juara Greysia/Apriyani di Olimpiade

 
“Tentu senang dengan pengalaman bermain pertama kali saat itu di Radnik, rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” urai Witan.
 
Untuk kariernya di timnas Indonesia, Witan menceritakan pernah ikut pemusatan latihan dan seleksi untuk timnas Indonesia U-16 masa kepelatihan Fakhri Husaini. 
 

Baca Juga :
Anthony Ginting Akhiri Puasa Medali Olimpiade Tunggal Putra di Tokyo 2020

“Namun sayang, saat itu PSSI kena suspend FIFA, sehingga tim tersebut dibubarkan, tidak diteruskan, karena tak bisa mengikuti ajang internasional apapun,” kata Witan menjelaskan.
 
Lalu kesempatan Witan untuk bermain di timnas Indonesia datang kembali, debut internasional pertama Witan di timnas Indonesia U-19 pada Turnamen Toulon, 31 Mei 2017, saat jumpa Brazil. Setelah itu, pada tahun yang sama dirinya mencetak gol dalam gelaran AFF U-18 Championship 2017 menang melawan Brunei 8-0, dia juga mencetak gol saat perebutan juara ketiga melawan Myanmar.
 
Kemudian pada Kejuaraan AFC U-19 2018 yang diadakan di Indonesia, Witan mencetak dua gol, dalam kemenangan penyisihan grup atas Taiwan dan kemenangan 1-0 atas Uni Emirat Arab yang membawa timnya ke perempat final untuk yang pertama kalinya dalam 40 tahun.

Baca Juga :
Komentar Ayah Apriyani Rahayu Setelah Anaknya Genggam Medali Emas Olimpiade

 
Adapun Witan juga adalah bagian dari timnas Indonesia U-23 yang meraih perak di Asian Games 2019 Filipina. Dia menerima panggilan untuk bergabung dengan timnas sepakbola senior Indonesia pada Mei 2021. 
 
Witas lantas mendapatkan debut pertamanya di timnas senior Indonesia dalam pertandingan persahabatan tanggal 25 Mei 2021 di Dubai melawan Afghanistan yang berkesudahan 2-3 untuk kekalahan Indonesia. (sbn)
 

Baca Juga :
Greysia/Apriyani Lengkapi Kejayaan Bulutangkis Indonesia di Olimpiade

 
Profil Witan Sulaeman
Tempat/Tanggal Lahir: Palu, 8 Oktober 2001
Tinggi Badan: 170 cm

Baca Juga :
Bonus-bonus yang Akan Membanjiri Greysia/Apriyani usai Raih Medali Emas Olimpiade

Berat Badan: 65 kg
Posisi: Pemain Tengah (Sayap)
Klub: FK Radnik Surdulica
 
Karier Klub Junior

Baca Juga :
Warganet Terharu Atas Perjuangan Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade untuk Indonesia

2013 – 2015 SSB Galara
2016 – 2019 SKO Ragunan
 
Karier Klub Senior
2019 – 2020 PSIM Yogyakarta

Baca Juga :
Kata Greysia/Apriyani Usai Sumbang Medali Emas Olimpiade buat Indonesia

2020 FK Radnik Surdulica
 
Tim Nasional 
2014 – 2015 Indonesia U-16
2017 – 2020 Indonesia U-19

Baca Juga :
Greysia Polii/Apriyani Rahayu Rebut Medali Emas buat Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

2019             Indonesia U-23
2021             Indonesia senior

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA