image

Waspada Penyebab Penyakit Batu Empedu

Waspada Penyebab Penyakit Batu Empedu

Ilustrasi

JAKARTA, kilat.com- Penyakit batu empedu atau kolelitiasis merupakan gangguan kesehatan dimana terdapat batu dalam kandung atau saluran empedu. Pada beberapa kasus, batu bisa saja terdapat di kedua organ tersebut. 
 
Batu ini merupakan hasil dari cairan empedu yang memadat menjadi partikel keras menyerupai potongan batu seperti batu kerikil.
 
Menurut Spesialis Bedah Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dr. Djoko Sanjoto, Sp.B dalam HSSE Corner yang tayang di youtube channel Pertamina pada 31 Mei 2021 terdapat beberapa faktor terjadinya penyakit batu empedu.

Baca Juga :
Mencegah Kematian Anak Akibat Pneumonia, Vaksin PCV Masuk Program Imunisasi Rutin

 
"Proses terjadinya batu kantong empedu karena cairan empedu ini banyak kolesterolnya dan kolesterol ini yang mengendap sehingga terjadi batu di dalam kantong empedu. Faktor yang menyebabkan Terjadinya Kantong Empedu memang cukup banyak. Yang pertama adalah faktor genetik dimana kita ketahui bahwa wanita itu menderita batu empedu hampir dua kali lipat lebih banyak dari pria dikarenakan faktor hormonal,” ujar dr. Djoko Sanjoto, Sp.B.
 
Faktor kedua, Djoko menjelaskan disebabkan karena obesitas. Kita ketahui bahwa orang-orang yang dengan obesitas memproduksi kolesterol yang cukup banyak sehingga di dalam empedu kolesterol ini terjadi pengendapan dan terjadi batu.
 

Baca Juga :
Jangan Panik! Ini Tips Isolasi Mandiri di Rumah saat Kena COVID-19

Ketiga, faktor geografis dimana secara teori penduduk Amerika Utara lebih banyak batu empedunya dibandingkan negara lain karena banyak makan makanan yang banyak lemaknya dibanding dengan negara seperti kita yang makan serat tumbuh-tumbuhan jadi sayur-sayuran atau buah-buahan ini akan memperendah tingkat terjadinya batu empedu. Faktor lainnya adalah obat-obat penurun obesitas.
 
Penyakit batu kantong empedu kita ketahui batu dalam kantong empedu tidak selalu harus menimbulkan gejala. Adapun jika ada gejala, gejala yang ditimbulkan ialah sakit di bagian perut kanan atas, sakit ulu hati, sakit di bagian pinggang dan punggung belakang, kadang disertai demam, muntah,menggigil, badan kuning, air seni berwarna gelap.
 
"Batu Empedu paling banyak terjadi karena pengendapan kolesterol oleh karena itu tentunya hidup sehat makan berimbang makanan diperhatikan banyak sayuran dan buah-buahan jangan makan berlemak atau tinggi kolesterol. Yang dianjurkan makan banyak oatmeal gandum dengan makan gandum kita cepet kenyang berkurang kadarnya kemudian kita juga banyak makan olive oil itu juga kurangi kolesterol makan berimbang banyak minum olahraga dan teratur,” tutup Djoko. (faj).

Baca Juga :
Cegah Penyebaran COVID-19, Terapkan Disiplin 6M

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda