image

Tradisi Pernikahan Kawin Culik Suku Sasak Lombok

Tradisi Pernikahan Kawin Culik Suku Sasak Lombok

Suku Sasak

LOMBOK, kilat.com- Banyaknya tradisi pernikahan unik di Indonesia yang masih dilakukan hingga sekarang membuat kegiatan pernikahan ini pun menarik untuk dicari tahu.
 
Menurut sejarah, suku sasak merupakan campuran dari bali dan jawa. Tak hanya karena letak geografis yang dekat teteapi juga kekuasaan kerajaannya pada waktu itu. Lombok pernah dikuasai Kerajaan Majapahit dan kemudian Kerajaan Bali. Sejak dulu sudah banyak pernikahan yang terjadi antara penduduk asli Lombok dengna orang-orang Jawa yang berpindah dan mengahasilkan keturunan dan inilah yang disebut sebagai suku sasak.
 
Salah satu yang unik dari suku Sasak ini adalah tradisi pernikahan mereka. Pada adat suku sasak, ketika laki-laki akan menikahi perempuan, maka perempuannya tidak boleh memberitahukan kepada orang tuanya.

Baca Juga :
Hong Kong Larang Penerbangan dari Indonesia karena Berisiko Tinggi

 
Laki-laki harus menculik si perempuan kemudian disembunyikan di rumah kerabatnya atau temannya. Mereka akan menjadi saksi untuk proses nyelabar. Nyelabar sendiri merupakan istilah yang digunakan ketika sang lelaki memberi tahu orang tua si perempuan.
 
Prosesnya sederhana, perempuan akan disembunyikan di rumah kerabat lelaki dan kemudia kelompok nyelabar yang beranggotakan lima orang akan mengenakan baju adat dan pergi ke rumah orang tua perempuan. Sebelum pergi, mereka akan izin ke kepala desa setempat sebagai penghormatan. Setelah itu baru mereka diperbolehkan untuk ke rumah orang tua perempuan tapi mereka tidak boleh memasuki rumah.
 

Baca Juga :
Menparekraf Gelar Rakor Pembangunan Borobudur Highland

Setelah bertandang di halaman rumah, mereka akan memberikan berita pelamaran kalau anak perempuannya sedang diculik.
 
Unik kan tradisi pernikahannya! (mer/faj).

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda