• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Kualifikasi Piala Dunia 2022, Pelatih Timnas Indonesia Kambing Hitamkan Wasit

Duel Timnas Indonesia vs Vietnam di Dubai pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Foto: pssi
Duel Timnas Indonesia vs Vietnam di Dubai pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Foto: pssi

DUBAI, kilat.com- Tim nasional Indonesia dibekuk Vietnam 0-4 pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia, di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (7/6/2021). Apa kata pelatih Indonesia?

Ya, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong tetap mengapresiasi para pemain skuad Garuda walau harus menelan kekalahan empat gol tanpa balas.

Skor babak pertama imbang 0-0. Namun di babak kedua, gol perdana Vietnam yang dicetak Nguyen Tien Linh pada menit ke-51 berbau handsball, karena bola sepakan pertamanya sempat memantul kaki bek Indonesia lalu memantul ke tangan kiri sang pemain.

"Para pemain sudah bekerja keras, saya ucapkan selamat kepada pelatih Vietnam, sampai babak pertama skor imbang, tetapi di babak kedua suasana tiba-tiba berganti oleh pihak wasit," beber Shin Tae-yong seperti dilaporkan tim Humas dan Media PSSI.

“Saya adalah pelatih yang pernah mengalami Piala Dunia 2018, jadi kenapa bisa skornya jauh yang seharusnya tidak, dan AFC juga mungkin harus cek ulang untuk ini, agar kedepannya tidak terulang lagi hal seperti ini,” ujar Shin saat jumpa pers seusai laga.

Baca Juga :
Aksi Protes Atlet AS Bikin Tanda X di Podium Olimpiade Tokyo 2020

Menurut Shin Tae-yong, yang terjadi di pertandingan itu mengubah cara permainan timnya di laga tersebut.

"Jadi yang terjadi di babak kedua, kemasukan gol pertama itu memang dari wasit, dan hakim garis memang salah mengambil keputusan, karena itu pasti kena tangan pemain Vietnam, jadi karena itu jalannya pertandingan otomatis jadi susah bagi kami," tutur pelatih asal Korea Selatan tersebut.

"Setelah kemasukan tiga gol pun seharusnya kami mendapatkan penalti, tapi karena tidak dapat, jadi alur laga makin ke lawan, jadi kita tidak bisa mengembangkan permainan, akhirnya mengalami kekalahan," ulas Shin Tae-yong.

"Iya, saya bicara terus soal wasit, karena bisa dilihat dari gol pertama yang seperti itu, dan akhirnya mempengaruhi jalannya pertandingan yang lebih berat ke Vietnam," keluh Shin Tae-yong lagi.

Namun di luar itu semua, pelatih asal Korea Selatan itu, tetap memandang bahwa masih adanya harapan bagi sepak bola di Indonesia.

Baca Juga :
Komentar Presiden Joko Widodo saat Video Call Greyia/Apriyani Usai Rebut Medali Emas

"Bermain agresif sebenarnya bukan taktik saya, tapi ada beberapa pemain yang pernah bermain di Sea Games 2019, jadi kemauan mereka itu memang tinggi sekali, akhirnya sampai bertarung seperti itu. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemain karena secara mental para pemain sudah bekerja keras, ini menunjukkan sebuah harapan tentang sepak bola indonesia," tandas Shin Tae-yong.

Dengan hasil ini Indonesia masih tetap bertahan di urutan terbawah grup G dengan torehan satu poin. Seperti diketahui pada enam laga sebelumnya, Evan Dimas dan kawan-kawan mengalami lima kekalahan dan satu kali imbang.

Selanjutnya Indonesia akan menghadapi tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Zabeel, Dubai, Jumat (11/6/2021) pukul 20.45 waktu setempat. (sbn)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA