• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Emak-emak di Lamongan Ditangkap Gegara Bobol Rumah, Bawa Kabur Emas Rp233 Juta

Tersangka YA saat diamankan oleh polisi
Tersangka YA saat diamankan oleh polisi

LAMONGAN, kilat.com- Seorang emak-emak berinisial YA (38) di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib. Ia ditangkap polisi karena ketahuan membobol rumah warga di Dusun Keduwul, Desa Menongo, Minggu (28/11/2021).

Dari aksinya tersebut YA berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan emas dan uang tunai sekitar Rp233 juta. Bekerja sendiri, tersangka melancarkan kegiatannya tersebut dengan menjebol pintu belakang rumah korban yang saat itu sedang kosong.

"Pelaku merusak daun pintu belakang terbuat kalsiboard yang dijebol hanya menggunakan tangan kosong, sekitar pukul 09.20 WIB," terang Kasi Humas Polres Lamongan, Iptu Jinanto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (29/11/2021).

Usai berhasil masuk ke rumah korban, tersangka langsung menggeladah lemari dan mencari barang berharga. Ia berhasil menemukan dua kotak perhiasan yang berisikan 13 buah gelang emas, 2 buah kalung emas, 11 buah cincin emas, 5 buah anting emas, dan 1 buah mutiara. Bukan hanya itu, ia juga membawa kabur surat-surat perhiasan dan uang tunai Rp6 juta.

Pembobolan tersebut baru diketahui usai korban yang baru pulang setelah mengikuti pengajian curiga melihat pintu belakang rumahnya sudah jebol. Melihat ada yang tak beres, korban langsung mengecek tempat perhiasannya.

Baca Juga :
Satgas Klaim Kondisi Covid-19 Masih Terkendali

"Korban kemudian mengecek dalam kamar tempat perhiasan emas dan uang disimpan. Ternyata kamarnya acak-acakan, sementara kotak tempat menyimpan emas juga tidak ada di tempatnya," imbuh Jinanto.

Mendapati barang berharga raib, korban lalu memeriksa rekaman CCTV rumahnya dan melihat tersangka saat beraksi. Dalam rekaman tersebut terlihat tersangka sangat lihai saat beraksi seolah sudah menggetahui situasi rumah korban.

"Korban berlanjut melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Sukodadi bersama barang bukti berupa rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku," beber Iptu Jinanto.

Berbekal petunjuk rekaman CCTV, anggota Polsek Sukodadi bergerak melakukan pengembangan penyelidikan. Hanya dalam waktu tiga jam, polisi sudah mengetahui jejak pelaku dan langsung bergerak kediamannya.

Tersangka mengakui semua perbuatannya ketika polisi menginterogasinya. Ia lalu digelandang ke Polsek Sukodadi padahal belum sempat menikmati hasil kejahatannya.

Baca Juga :
PDIP Sukabumi: Ucapan Arteria Tidak Ada Kaitan dengan Partai

Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

"Pemeriksaannya masih dikembangkan hingga malam. Penyidik mencari kemungkinan tersangka melakukan perbuatan yang sama di tempat lain," pungkas Iptu Jinanto.

Kontributor: Amirul Mukminin
Editor: Mong

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA