• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Ngeri! Gadis di Medan Diculik Sopir Taksi Online: Tangan Diikat, Leher Dicekik

Ilustrasi penyekapan. Foto: Pixabay
Ilustrasi penyekapan. Foto: Pixabay

MEDAN, kilat.com- Seorang gadis di Medan bernama Gracia (19) menjadi korban penculikan yang dilakukan sopir taksi online, Kamis (25/11) malam. Beruntung, warga Jalan Brigjen Katamso tersebut berhasil kabur dari aksi kejahatan.

Korban berhasil menyelamatkan dirinya dengan melompat dari dalam bagasi mobil. Padahal saat itu, kaki dan tangannya diikat serta mulutnya disumpal oleh pelaku.

Insiden ini bermula saat korban dijemput sopir taksi online yang dipesannya dari Jalan Avros menuju Jalan Multatuli. Setelah sampai di lokasi tujuan, korban justru tak diizinkan oleh sopir untuk turun.

Pelaku justru mengikat kaki dan tangan korban. Bukan hanya, pelaku juga menyumpal mulut, mencekik leher, menjabak rambut, dan menutup mata korban.

Pelaku lalu memasukkan korban ke bagasi belakang mobil dan membawanya ke arah Patumbak, Kabupaten Deliserdang dan dimasukkan ke bagasi belakang mobil. Sebelum sampai ke lokasi tujuan, korban berhasil melompat dari bagasi dan menyelamatkan diri.

Baca Juga :
AirNav: Letusan Semeru Tak Berdampak pada Penerbangan

Setelah itu, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Patumbak. Mendapatkan informasi tersebut, polisi lalu menuju lokasi dan memburu pelaku. Tak perlu waktu lama, pelaku akhirnya ditangkap.

"Hari ini Polsek Patumbak akan merilis pengungkapan kasus itu dan disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Medan," ujar Kasi Humas Polsek Patumbak Aiptu Radius Manurung saat dikonfirmasi, Jumat (26/11/2021).

Kontributor: Sandy
Editor: Mong

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA