• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

5 Hal yang Harus Dilakukan untuk Kulit saat Usia 30 Tahun

Son Ye Jin
Son Ye Jin

JAKARTA, kilat.com- Usia 30-an menjadi masa yang membuat banyak orang khawatir. Pada umur tersebut, tanda-tanda penuaan mulai bermunculan seperti kerutan dan hiperpigmentasi. Dilansir dari Well and Good, pada orang dengan kulit cerah cenderung mulai muncul kerutan dan garis-garis halus.

Sedangkan orang dengan lebih banyak melanin di kulit (kulit lebih gelap) adalah terbentuknya kerutan dan cenderung mengalami hiperpigmentasi dan pertumbuhan jinak yang disebut dermatosis papulosa nigra. Dermatosis papulosa nugra muncul di kulit sebagai bintik-bintik kecil berwarna coklat atau hitam biasanya di sekitar mata dan tulang pipi.

Selain itu, perubahan struktur wajah juga kerap terjadi saat usia menginjak 30 tahun. Perubahan ini biasanya disebabkan oleh hilangnya lemak subkutan di wajah. Kondisi ini membuat wajah terlihat kurang penuh dan lebih terdefinisi.

Umumnya, perubahan tersebut paling terlihat di area seperti bawah mata, tulang pipi, pelipis, atau hidung. Memasuki usia 30 tahun, produksi kolagen juga berkurang dan membuat kulit menjadi sedikit lebih tipis. Agar Anda bisa menjalani usia 30-an dengan lebih tenang, ikuti beberapa langkah ini untuk menjaga kulit.

1. Berhenti konsumsi terlalu banyak gula

Baca Juga :
5 Cara Menyenangkan Ajak Anak Masuki Dunia Ilmu Pengetahuan

Mengkonsumsi terlalu banyak gula menyebabkan kadar insulin dalam tubuh meningkat, yang menghasilkan konsentrasi gula tinggi dalam darah. Gula bereaksi dengan protein dan peptida dalam tubuh dan mengeraskan serat kolagen dalam proses yang disebut glikasi. Serat kolagen yang kaku ini lebih rentan terhadap kerusakan, menciptakan garis halus dan kerutan. Hindari makanan dan minuman tinggi gula, terutama yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi karena paling banyak menyebabkan kerusakan.

2. Gunakan sunscreen

Jika Anda belum pernah memakai sunscreen sepanjang hidup, memulainya di usia 30-an masih belum terlambat. Kerusakan akibat sinar UV tidak hanya menjadi penyebab terbesar penuaan kulit, tetapi juga bertanggung jawab atas pigmentasi dan kekeringan. Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan tabir surya setiap hari dapat menunda tanda-tanda penuaan yang terlihat pada kulit.

3. Hindari shimmer

Makeup dengan nuansa metalik dan kilau memang terlihat fantastis, namun ini hanya berlaku pada kulit yang lebih mua. Pada usia 30-an, partikel reflektif dalam shimmer akan mengendap menjadi lipatan dan menonjolkan garis halus. Kamu dapat menggunakan primer eye shadow untuk menghaluskan gari-garis di wajah sebelum mengaplikasikan shimmer di area kelopak mata. Fungsi utama dari eye primer adalah agar warna eyeshadow terlihat lebih vibrant dan eyeshadow lebih tahan lama, juga tidak creasing atau masuk kedalam lipatan kelopak mata.

Baca Juga :
Risiko Penyakit akibat Letusan Gunung Berapi dan Pencegahannya

4. Menambah kolagen

Kulit kehilangan kekencangan dan elastisitas seiring bertambahnya usia. Penting untuk mengisi kembali kolagen melalui asupan makanan yang mengandung banyak kolagen seperti sayuran hijau, buah beri, ikan, hingga kaldu tulang. Kolagen adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Keberadaannya kurang lebih mencapai 30 persen dari seluruh protein yang terdapat dalam tubuh. Dia adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit.

5. Meditasi

Meskipun ini bukan bagian dari rutinitas perawatan kulit, meditasi dapat melakukan lebih dari sekadar menenangkan pikiran. Meditasi mampu menurunkan hormon stres kortisol, yang bisa menyebabkan masalah terkait kulit seperti psoriasis dan penipisan kulit. Luangkan waktu sekitar 30 menit sehari untuk bermeditasi dan memusatkan diri, sehingga Anda dapat menjaga kadar kortisol tetap terkendali.

Baca Juga :
Lisa Blackpink Debut di Runway untuk Rumah Mode Celine

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA