• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Juara Dunia MX2 Naik Kelas Geber Yamaha di MXGP 2022

Maxime Renaux di MX2 2021. Foto: mxvice
Maxime Renaux di MX2 2021. Foto: mxvice

MANTOVA, kilat.com- Usai menjuarai MX2 musim 2021, Maxime Renaux menapak puncak piramida tim Yamaha di Kejuaraan Dunia Motokros 2022.

Ya, Maxime Renaux resmi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun, yang akan memastikan sang juara dunia MX2 2021 beraksi di MXGP 2022 sebagai kroser Monster Energy Yamaha Factory.

Kesepakatan ini turut menjamin bahwa Renaux bakal memacu YZ450FM untuk Monster Energy Yamaha Factory MXGP Team di kejuaraan dunia motocross hingga akhir musim 2023.

Renaux sudah menjadi bagian dari pabrikan garpu tala selama lebih dari satu dekade dan telah menapaki piramid Yamaha Racing, tepatnya sejak menjelma bintang muda yang menggeber YZ85.

Pada 2015, Renaux mencetak tiga kemenangan EMX125 dengan tunggangan GYTR YZ125 dan akhirnya memenangi gelar pertamanya di Kejuaraan Dunia Junior 125cc dalam tahun yang sama.

Baca Juga :
Nissan Tampilkan Ariya, Single Seater Listrik Performa Balap

Setelah musim 2016 dan 2017 kiprahnya diganggu cedera, kroser Prancis itu memasuki kelas MX2 sebagai wildcard pada 2018 dan langsung memperlihatkan potensi serta talenta besar.

Menginjak usia 18 tahun, Renaux menuntaskan semusim penuh di MX2 pada 2019, yang mana dia berhasil YZ250F ke podium perdana dalam perjalanannya ke peringkat ketujuh klasemen akhir.

Tahun berikutnya, pada 2020, Renaux dengan cepat memantapkan dirinya sebagai penantang kuat titel. Dia menduduki peringkat ketiga klasemen akhir MX2 setelah kemenangan keseluruhan di MXGP Italia di Faenza.

“Saya sangat bersemangat untuk tantangan baru dan bab berikutnya, untuk pindah ke MXGP. Saya tahu ini akan menjadi tantangan baru, dan ini adalah bagian terpenting dalam karier saya karena begitu Anda mencapai MXGP, Anda berada di puncak, tidak ada kelas untuk maju,” beber Renaux seperti dilaporkan Motorsport.

“Saya merasa siap untuk itu, dan saya sangat menantikan untuk membuat pengalaman ini menjadi pengalaman yang baik dan panjang. Saya telah menguji motornya, dan saya merasa sangat bagus dan sangat nyaman,” imbuhnya.

Baca Juga :
Lagi-lagi Pembalap Muda Kelas Dunia Meregang Nyawa

“Saya pernah mengendarai 450 di masa lalu, jadi ini bukan motor baru bagi saya, tapi ini adalah pertama kalinya dengan YZ450FM. Saya sudah merasa sangat siap untuk itu,” kata Renaux lagi.

“Jadi, sekarang kami akan menghabiskan pengujian musim dingin dan pengembangan motor yang paling cocok untuk saya, agar kami siap untuk musim depan. Saya menantikan semuanya,” tukasnya.

Bersama tim Yamaha, Renaux mengoleksi 24 kali finis tiga besar, 10 kemenangan, 14 podium dan lima kemenangan Grand Prix dalam perjalanannya menuju gelar juara MX2 musim 2021.

Renaux akan bergabung dengan duo kroser MXGP berpengalaman yang menjadi rekan setimnya, yakni Jeremy Seewer dan Glenn Coldenhoff, di bawah bendera Monster Energy Yamaha Factory MXGP.

“Kejuaraan Dunia MXGP sangat kompetitif, tetapi Maxime memiliki kecepatan dan keterampilan untuk memiliki musim rookie yang menjanjikan,” ucap pemilik tim Monster Energy Yamaha Factory MXGP, Louis Vosters.

Baca Juga :
Harley-Davidson Sportster S Mengaspal di India, Cek Fitur dan Harganya

“Dia telah menghabiskan seluruh kariernya di dalam keluarga Yamaha dan Maxime adalah contoh dari piramida Yamaha yang sukses, yang berfokus untuk membawa pembalap melalui jajaran junior ke puncak balap motocross. Saya menantikan kolaborasi yang hebat,” tandasnya. (sbn)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA