• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Ditangkap Gegara Begal, Pria di Banyuasin Ini Ternyata Buronan Pembunuhan Balita

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi saat menggelar Press Confrence di Mapolres Banyuasin, Rabu (24/11).
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi saat menggelar Press Confrence di Mapolres Banyuasin, Rabu (24/11).

BANYUASIN, kilat.com�" Joni Irawan alias Deni (30) harus merasakan sakitnya timah panas yang dilepaskan anggota Polsek Sungsang. Warga Desa Karang Baru, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, tersebut ditembak lantaran mencoba kabur saat hendak ditangkap polisi, Rabu (24/11).

Ia berurusan dengan polisi karena merupakan komplotan aksi begal di Desa Marga Sungsang Parit II pada 18 Juni 2021. Deni dan komplotannya membegal seorang wanita dengan menghadang dan menodongkan senjata tajam jenis pisau kepada korban.

Merasa terancam dan terintimidasi, korban hanya bisa pasrah dan menyerahkan sepeda motor dan ponsel miliknya. Usai kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Sungsang.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi menuturkan, usai menerima laporan korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Desa Marga Sungsang Kecamatan Banyuasin II.

Saat turun ke lokasi, polisi kemudian mendapatkan Deni dan melakukan penangkapan. Tersangka sempat melakukan pelawanan dan mencoba kabur sehingga terpaksa ditembak polisi.

Baca Juga :
Mengintip Kemesraan Panglima TNI dan KSAL

Berdasarkan hasil interogasi, Imam mengatakan tersangka mengakui semua perbuatannya. Setelah diselidiki, ia ternyata buronan untuk kasus dugaan pembunuhan.

Beberapa waktu lalu, Deni telah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan anak tirinya, D (3), tewas. Ia berhasil kabur dan sembunyi dari kejaran polisi terkait kasus tersebut.

“Sehingga, kami lakukan interogasi lebih dalam lagi dan akhirnya pelaku juga mengakui perbuatannya yang telah menganiaya anak tirinya,” kata AKBP Imam Tarmudi seperti dalam keterangannya, Kamis (25/11).

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Banyuasin. Ia terancam sejumlah pasal baik itu pasal tindakannya yang telah melakukan begal juga dikenakan pasal penganiayaan terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur hingga tewas.

"Untuk kasus penganiayaan anak tirinya hingga tewas, kami sudah berkoordinasi dengan penyidik Reknata Polda Sumsel,” pungkas Iman.

Baca Juga :
AirNav: Letusan Semeru Tak Berdampak pada Penerbangan

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda