• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Seorang Ibu dan 3 Putrinya Tewas Terseret Arus Sungai di Kolaka Utara

Basarnas mengevakuasi korban terseret arus di sungai Desa Pundoho, Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) kepada pihak keluarga korban, Kamis (25/11/2021). Foto: Antara
Basarnas mengevakuasi korban terseret arus di sungai Desa Pundoho, Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) kepada pihak keluarga korban, Kamis (25/11/2021). Foto: Antara

KENDARI, kilat,com- Seorang ibu dan tiga anaknya ditemukan tewas di sungai Desa Pundoho, Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebelumnya, keempatnya dilaporkan hilang usai tenggelam terseret arus sungai.

"Korban terakhir atas nama Nur Aisyah ditemukan pada pukul 06.30 WITA oleh Tim SAR gabungan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian kecelakaan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi, seperti melansir Antara pada Kamis (25/11).

Berdasarkan data yang diterima tim Basarnas, ada lima orang yang dilaporkan terseret arus sungai Desa Pundoho. Empat orang meninggal yaitu Rahmah (44) merupakan ibu para korban, Nur Aqila Assahra (8), Nur Asisah (10), dan Nur Aisyah (16). Sedangkan satu lainnya selamat bernama Arsyad Langgomali (11).

Insiden ini terjadi pada Rabu (24/11) sekitar pukul 16.30 WITA. Bermula korban Rahmah dan keempat anaknya hendak pulang dengan berjalan kaki setelah dari kebun. Namun saat menyeberangi sungai tiba-tiba air bah datang dan menyeret kelima korban.

Korban Arsyad berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh warga bersama aparat kepolisian setempat. Ia segera dievakuasi di Puskesmas Pakue Utara karena dalam kondisi tak sadarkan diri.

Baca Juga :
AirNav: Letusan Semeru Tak Berdampak pada Penerbangan

Rahmah dan anaknya Nur Aqila Assahra ditemukan meninggal dunia pada hari kejadian sekitar pukul 18.00 WITA. Lalu, satu anak korban lainnya, Nur Asisah, ditemukan pada Kamis (25/11) sekitar pukul 01.25 WITA. Dan korban terakhir Nur Aisyah ditemukan pada pukul 06.30 WITA.

"Korban dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Aris.

Pencarian korban turut melibatkan tim penyelamat dari Pos SAR Kolaka enam orang, Babinsa Pakue satu orang, Polsek Pakue lima orang, BPBD Kolaka Utara tujuh orang, Tagana Kolaka Utara dua orang dan masyarakat setempat 30 orang.

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA