• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

5 Keuntungan Berkemah, Lepas Penat hingga Kurangi Peradangan

Ilustrasi berkemah
Ilustrasi berkemah

JAKARTA, kilat.com- Dua tahun belakangan ini menjadi masa yang sulit bagi banyak orang. Terjebak di dalam rumah, kemudian kembali ke jalanan, lalu terjebak lagi di ruangan seiring dengan naik turunnya jumlah kasus Covid-19.

Berkemah bisa menjadi cara terbaik untuk menenangkan pikiran dan mengistirahatkan badan usai menghadapi berbagai kejadian tak terduga selama pandemi. Berkemah bukan hanya sekedar mendirikan tenda di alam terbuka, tetapi juga sebagai bentuk terapi. Dilansir dari Wilderness Rederined, di bawah ini adalah lima manfaat dari kegiatan berkemah.

1. Mengurangi peradangan

Para peneliti di China menemukan bahwa shinrin-yoku atau mandi hutan dapat mengurangi sitokin proinflamasi (protein kecil) dalam sistem kekebalan tubuh. Efek ini telah ditunjukkan oleh perjalanan berkemah selama semalam. Sitokin yang bisa mempercepat masalah radang sendi, asma, dan radang usus kronis juga ditemukan berkurang setelah perjalanan dua malam ke hutan.

2. Tidur malam yang nyenyak

Baca Juga :
5 Cara Menyenangkan Ajak Anak Masuki Dunia Ilmu Pengetahuan

Kurang tidur adalah kekhawatiran yang berkembang di seluruh dunia dengan implikasi kesehatan yang serius. Dalam sebuah studi tahun 2013, pencahayaan buatan dikatakan bertanggung jawab atas penundaan dua jam dalam ritme sirkadian alami tubuh kita di lingkungan modern. Ini diukur dengan kadar hormon melatonin dalam tubuh manusia. Berkemah menawarkan solusi potensial untuk masalah ini. Mengikuti jadwal sinar matahari dan menghabiskan waktu di luar ruangan membantu menyeimbangkan kadar melatonin dan mengatur ulang ritme sirkadian kita.

3. Penghilang stress

Mengambil liburan untuk pergi berkemah menawarkan kesempatan untuk melepaskan diri dari tekanan pekerjaan dan kehidupan modern. Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa hanya berada di alam dapat mengurangi indikator stres seperti kortisol.

Sebuah studi terpisah dari Taiwan menggunakan amilase saliva (enzim utama di mulut) sebagai indikator tingkat stres. Para peneliti menemukan tingkat stres yang jauh lebih rendah pada peserta yang terlibat dalam perjalanan mandi hutan semalam, dibandingkan dengan mereka yang berada di lingkungan perkotaan.

4. Manfaat sosial

Baca Juga :
Risiko Penyakit akibat Letusan Gunung Berapi dan Pencegahannya

Penelitian telah menunjukkan bahwa setelah perjalanan berkemah beberapa hari, interaksi keluarga meningkat dan komunikasi menjadi lebih bersahabat. Bekerja sama untuk mendirikan tenda, membuat api unggun, dan menyiapkan makan malam di lingkungan baru membantu membangun komunikasi dan hubungan yang lebih baik antara anggota keluarga. Perjalanan seperti ini juga penting untuk menyampaikan pelajaran tentang rekreasi luar ruangan yang bertanggung jawab.

Berkemah juga baik untuk hubungan lainnya. Camping dapat memberikan suasana terapeutik bagi pasangan untuk mempertahankan hubungan mereka, bahkan bisa mengarah pada kehidupan seks yang lebih baik.

5. Mendapat udara sejuk dan bersih

Udara bersih yang semakin langka membuat aktivitas olahraga di lingkungan perkotaan justru berbahaya. Oleh karena itu, kegiatan berkemah menyediakan ruang untuk kita menghirup udara segar dan bersih. Hutan yang masih terjaga akan sangat baik dalam menemani langkah kaki kita mencapai puncak bukit atau gunung. 

Baca Juga :
Lisa Blackpink Debut di Runway untuk Rumah Mode Celine

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA