• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Ingin Membuat Keputusan Lebih Baik? Ini 5 Tips Berhenti Menjadi Ragu-Ragu

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, kilat.com- Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu dihadapkan dengan beragam pilihan. Terkadang, kita hanya boleh menempuh satu jalan keputusan. Sayangnya, perasaan ragu menjadi salah satu penghalang dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Tak jarang, demi mendapatkan keyakinan, seseorang lebih sering meminta pendapat orang lain dibanding mempertimbangkan dirinya sendiri. Kamu bisa melatih diri agar lebih berpegang teguh pada pendirian dan meminimalisir segala rasa ragu dengan lima tips berikut.

1. Berlatih membuat keputusan kecil

Perubahan melibatkan unsur ketidakpastian dan membawa kamu keluar dari zona nyaman. Jika kamu bukan tipe orang yang berani ambil risiko, membuat keputusan besar pasti akan terasa menyulitkan. Cobalah mulai dari mengambil serangkaian keputusan yang lebih kecil. Pilih opsi yang akan membawa kamu selangkah lebih dekat ke tujuan dan mengambil tindakan. Misalnya kamu berencana membeli rumah namun dana yang dimiliki belum mencukupi. Kamu harus memutuskan dengan cara apa agar keinginan tersebut dapat terwujud. Alih-alih membuat keputusan untuk meminjam uang dari bank, lebih baik kamu mulai dari langkah termudah yakni menabung. Dengan begitu kamu tidak perlu ragu atas apa pun lagi.

2. Redam sifat perfeksionis

Menjadi sosok yang perfeksionis tentu sangat bagus. Tetapi, kesempurnaan itu terkadang membuat kamu merasa lelah atau stres akibat banyaknya pertimbangan. Demi bisa membuat pilihan yang tepat, kamu jadi melupakan prosesnya lantaran lebih sering memikirkan hasil terbesar yang bisa diraih. Pikiran tersebut akan membuat kamu selalu ragu saat dihadapkan oleh sebuah pilihan.

Baca Juga :
5 Cara Menyenangkan Ajak Anak Masuki Dunia Ilmu Pengetahuan

3. Perbaiki prioritas

Terkadang kamu sadar bahwa ada suatu hal besar yang harus kamu hadapi, tetapi kamu tidak menempatkan prioritas dengan baik. Cobalah untuk tidak membiarkan hal-hal yang berprioritas rendah menghalangi pengambilan keputusan besar. Meskipun kamu berusaha mengalihkannya, hal yang harus diputuskan itu tetap akan melayang-layang di dalam pikiranmu. Tangani pilihan besar terlebih dahulu dan hadiahi diri sendiri ketika kamu telah memutuskan apa yang akan dilakukan.

4. Batasi pilihan

Ini adalah saat di mana kamu perlu memberi diri sendiri sedikit kelegaan setelah menghadapi terlalu banyak pilihaan. Misalnya kamu menghabiskan waktu setengah jam setiap malam untuk mengkhawatirkan apa yang harus disiapkan saat makan malam keluarga, apakah bahan-bahan yang dimiliki juga sudah tepat. Untuk mengatasi keraguan tersebut, buatlah daftar rencana tertulis. Tuangkan apa saja yang kamu butuhkan dalam tulisan. Bawa daftar tersebut saat berbelanja, sehingga kamu tidak akan terombang-ambing di pasar atau supermarket karena ragu harus membeli apa.

5. Tetapkan tenggat waktu keputusan

Baca Juga :
Lisa Blackpink Debut di Runway untuk Rumah Mode Celine

Jika kamu memberi diri sendiri waktu tak terbatas untuk membuat keputusan, maka kamu tidak akan pernah benar-benar mencapai akhir dari sebuah keraguan. Coba luangkan waktu satu hari untuk memikirkan pilihanmu. Misalnya, kamu berada dalam hubungan percintaan yang tidak sehat. Mengakhiri jalinan tersebut adalah keputusan terbaik yang bisa membebaskanmu dari jeratan toxic relationship. Sayangnya, kamu terus mengulur waktu untuk mencapai keputusan itu. Setiap hari, rasa ragu akhirnya terus tumbuh. Kamu lagi-lagi berpikir tentang rasa sayang, hingga teringat kenangan kalian berdua. Penting untuk menetapkan tenggat waktu untuk setiap keputusan. 

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA