• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Pulang Konvoi, Sejumlah Anggota Perguruan Pencak Silat Bikin Onar di Gresik

Anggota Polisi coba menenangkan para warga Desa Jatirembe. Foto: Amirul
Anggota Polisi coba menenangkan para warga Desa Jatirembe. Foto: Amirul

GRESIK, kilat.com- Ratusan anggota sebuah perguruan pencak silat membuat onar bahkan merusak salah satu warung milik warga di Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jumat (22/10/2021) malam.

Dari keterangan Kepala Desa Jatirembe, Miftahul Hadi, massa yang mayoritas pemuda tersebut baru saja melakukan konvoi menggunakan motor dari arah Gresik menuju Duduk Sampeyan. Sesampainya di Desa Jatirembe sekitar pukul 18.00 WIB massa berkumpul di lapangan desa.

“Ada sebagian anggota lain yang berhenti di warung kopi, jumlahnya puluhan. Anggota lainnya masih berada di lapangan,” jelas Miftahul Hadi.

Saat di warung kopi itu, oknum dari anggota perguruan silat ini melihat seorang sales rokok yang kebetulan memakai kaos warna hitam. Diduga, kaos tersebut mirip seragam perguruan silat lainnya.

“Ini dugaan ya. Dikira, sales rokok itu memakai seragam dari perguruan silat lain, padahal tidak,” tambah Miftahul Hadi.

Baca Juga :
Mengintip Kemesraan Panglima TNI dan KSAL

Kepada sales rokok itu, oknum anggota perguruan ini meminta jatah rokok gratisan. Namun, sales menolak memberikan secara gratis. Akibatnya, sales tersebut dihajar oleh oknum tersebut hingga mengalami luka.

Tidak hanya sales yang jadi korban. Warung kopi milik Lasianah (45) yang dijadikan tempat singgah juga dirusak. Akibatnya, meja, dinding yang terbuat dari seng serta atap warung rusak.

Usai membuat kerusuhan, oknum yang berjumlah puluhan ini langsung kabur ke arah selatan menuju Desa Metatu, Kecamatan Benjeng. Warga yang mendengar ada keributan seketika langsung berhamburan keluar rumah.

“Karena massa banyak berkumpul di lapangan, akhirnya warga langsung menuju lapangan. Ternyata massa di lapangan itu tidak tahu kalau ada kerusuhan di warung yang disebabkan ulah oknum tadi,” terang Miftakhul.

Mendapat laporan adanya kerusuhan di Desa Jatirembe, puluhan aparat gabungan dari Polsek Benjeng dan pasukan pengendalian massa (Dalmas) Polres Gresik langsung turun ke lokasi.

Baca Juga :
AirNav: Letusan Semeru Tak Berdampak pada Penerbangan

“Massa sudah membubarkan diri pukul 19.30 WIB. Sehingga kejadian ini dengan cepat bisa lerai,” pungkas Kapolsek Benjeng, AKP Lukman Hadi.

Kontributor: Amirul Mukminin
Editor: Mong

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda