• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Jual Hasil Tes PCR Negatif di Bandara Kualanamu, Pria Ini Akhirnya Diciduk Polisi

Waka Polresta Deliserdang, AKBP Julianto P Sirait didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Firdaus, memberikan keterangan kepada wartawan. (Istimewa)
Waka Polresta Deliserdang, AKBP Julianto P Sirait didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Firdaus, memberikan keterangan kepada wartawan. (Istimewa)

DELISERDANG, kilat.com- Pelaku penjual hasil keterangan PCR palsu di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara (Sumut), Ahmad (51), ditangkap polisi. Pelaku merupakan warga Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Waka Polresta Deliserdang, AKBP Julianto P. Sirait, menjelaskan, kasus ini terbongkar setelah pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Kualanamu menemukan seorang penumpang atas nama Desri Natalina Sinaga memegang hasil PCR Negatif Covid-19.

"Modus pelaku dengan memanfaatkan situasi calon penumpang yang kebingungan untuk berangkat karena tidak ada surat PCR nya. Pelaku menawarkan jasa Rp750 ribu pembuatan hasil PCR," ujar Julianto didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Firdaus kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Muhammad Firdaus menambahkan, dalam menjalankan aksinya, pelaku mencatut sampel surat PCR klinik Jemadi yang ada di Kota Medan. Surat PCR palsu dicetak sendiri dengan menggunakan jasa pengetikan di Bandara Kualanamu dengan bayaran sebesar Rp10 ribu.

"Hanya satu jam saja surat PCR itu langsung keluar, tanpa melakukan pengambilan sampel. Korbannya sendiri dalam hal ini klinik Jemadi. Pelaku sudah dua kali melakukan penjualan surat PCR palsu dan yang pertama pada tanggal 12 lalu sempat lolos penumpangnya dan baru tanggal 18 lalu ketahuannya," ujar Firdaus.

Baca Juga :
AirNav: Letusan Semeru Tak Berdampak pada Penerbangan

Dijelaskan Firdasu, calon penumpang atas nama Desri Natalina Sinaga saat ini berstatus sebagai saksi.

"Kami akan terus melakukan pengembangan atas kasus ini," katanya.

Kontributor: Sandy

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA