• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Barisan Mobil Listrik dengan Daya Jelajah Terjauh

Lucid Air Dream Edition. Foto: foolcdn
Lucid Air Dream Edition. Foto: foolcdn

JAKARTA, kilat.com- Daya jelajah atau jarak yang bisa ditempuh dalam sekali pengisian baterai merupakan salah satu perhatian utama konsumen dalam membeli mobil listrik, selain faktor ketahanan baterai dan jenis teknologi yang ditawarkan.

Untuk meyakinkan konsumen, produsen mobil listrik menggunakan sertifikasi dari lembaga resmi, seperti Environmental Protection Agency (EPA) dari Amerika Serikat, untuk menyatakan jarak tempuh mobil listrik yang mereka jual.

Melalui sertifikasi itu, mobil listrik yang akan diterjunkan ke pasar harus diuji dengan standar tertentu berdasarkan regulasi federal.

Seperti dikutip Antara dari Electrek pada Selasa (19/10/2021), bahwa sebelum pengujian, baterai mobil listrik diisi hingga penuh kemudian mobil diletakkan di atas perangkat pengujian jarak dinamometer. Mobil itu akan dihidupkan dan berjalan di atas dinamometer selama semalaman, atau sampai baterainya habis.

Pada pengujian selanjutnya, mobil akan dikendarai oleh pengemudi profesional untuk berkeliling kota dengan berbagai kondisi lalu lintas hingga baterainya habis total.

Baca Juga :
Nissan Tampilkan Ariya, Single Seater Listrik Performa Balap

Mobil dengan baterai yang habis itu kemudian diisi kembali daya listriknya hingga penuh, lalu dihitung berapa konsumsi kilowatt-hours (kWh) yang digunakan kemudian dibagi dengan jarak yang telah ditempuh saat pengujian.

Dengan demikian, potensi perbedaan angka jarak tempuh antara hasil pengujian dengan yang hasil yang didapat konsumen tetap ada. Sebab, jarak tempuh mobil listrik juga dipengaruhi gaya mengemudi dan kondisi lalu lintas yang berbeda-beda.

Laman Electrek merangkum daftar merek mobil listrik dengan daya jelajah terjauh berdasarkan perhitungan sertifikasi dari Environmental Protection Agency (EPA) AS, berikut ulasannya:


Lucid Air Dream Edition

Baca Juga :
Lagi-lagi Pembalap Muda Kelas Dunia Meregang Nyawa

Bukan Tesla, tapi Lucid Air yang menyabet predikat mobil listrik dengan daya jelajah paling jauh berdasarkan sertifikasi EPA, yakni 520 mil (836,8 km).

Lucid Air menggunakan 112.0-kWh baterai pack DC fast-charging. Fitur pengisian cepatnya memungkinkan mobil itu menjelajah hingga 300 mil (482km) hanya dalam 20 menit pengisian baterai.

Varian lain dari Lucid Air juga memiliki daya jelajah tinggi, antara lain Lucid Air Grand Touring (516 mil), Lucid Air Dream Performance (471 mil) dan Lucid Air Touring (406 mil).


Tesla Model S Long Range

Baca Juga :
Harley-Davidson Sportster S Mengaspal di India, Cek Fitur dan Harganya

Tesla menjadi pabrikan mobil listrik kedua dengan daya jelajah terjauh, 405 mil (651 km) melalui model Tesla Model S Long Range yang menggunakan baterai Lithium-ion (Li-ion) 100.0 kWh.

Mobil berbasis Tesla Model S itu sebenarnya mampu melesat 0-100 km/jam dalam 2,5 detik, namun untuk konsumsi baterai yang lebih awet, akselerasi Tesla Model S versi Long Range lebih lambat 1,3 detik.

Model Tesla lainnya yang memiliki daya jelajah tinggi antara lain Tesla Model S Plaid (396 mil), Tesla Model X Long Range (360 mil), Tesla Model 3 Long Range (353 mil), Tesla Model X Plaid (340 mil), Tesla Model Y Long Range (326 mil), dan Tesla Model 3 Performance (315 mil).


Mercedes-Benz EQS450+

Baca Juga :
Tes Pramusim WRC 2022: Kecelakaan di Lintasan Salju, Pereli Hyundai Masuk Rumah Sakit

Pabrikan Jerman, Mercedes-Benz memiliki sedan listrik EQS450+ dengan daya jelajah 350 mil (563,2km) berkat baterai berkapasitas 107.8 kWh. Mobil itu dapat melaju 0-100 km dalam waktu 6,2 detik dengan kecepatan maksimal 210 km/jam.

Model lain dari Mercy yang juga memiliki daya jelajah tinggi adalah Mercedes-Benz EQS580 (340 mil). Mercy EQS450+ dan EQS580 baru akan didistribusikan kepada konsumen pada akhir 2021.


Ford Mustang Mach-E CA Route 1 Edition

Ford Mustang Mach-E CA Route 1 Edition yang memakai baterai berkapasitas 88.0-kWh dapat melaju sejauh 305 mil (490 km), atau lebih jauh 5 km dari Mustang Mach-E versi standar. Adapun Ford Mustang versi Mach-E GT memiliki daya jelajah 270 mil.

Baca Juga :
MotoGP: Karena Karakternya, Yamaha Isyaratkan Mau Lebih Lama dengan Fabio Quartararo

Meski daya jelajahnya di bawah Tesla dan Lucid, namun Ford yang mempertahankan desain sport-nya memiliki konsumen yang cukup fanatik di AS.


Empat Pabrikan Asia

Terdapat empat pabrikan Asia yang masuk daftar mobil dengan daya jelajah lumayan jauh, antara lain Hyundai Kona Electric (258 mil/415,2km), Polestar II (China) (249 mil/400km), Kia Niro EV (239 mil/384 km), dan Nissan Leaf S Plus 2022 (226 mil/363,7 km). (sbn)

Daftar mobil listrik dan daya jelajahnya, menurut Electrek berdasarkan standarisiasi EPA:

Baca Juga :
F1 GP Arab Saudi 2021: McLaren Jangan Sampai di Belakang Ferrari

Model Jarak

Lucid Air Dream Edition Range 520 mil

Lucid Air Grand Touring 516 mil

Lucid Air Dream Edition Performance 471 mil

Tesla Model S Long Range 405 mil

Baca Juga :
Road Trip New MG ZS ke Empat Tujuan Wisata Favorit di Bandung

Lucid Air Touring 406 mil

Tesla Model S Plaid 396 mil

Tesla Model X Long Range 360 mil

Tesla Model 3 Long Range 353 mil

Mercedes-Benz EQS450+ 350 mil

Baca Juga :
Mercedes Kena Denda di F1 GP Arab Saudi, Hamilton Lolos dari Penalti

Mercedes-Benz EQS580 340 mil

Tesla Model X Plaid 340 mil

Tesla Model Y Long Range 326 mil

Tesla Model 3 Performance 315 mil

Ford Mustang Mach-E CA Route 1 Edition 305 mil

Baca Juga :
Race F1 GP Arab Saudi: Usai Hajar Pagar Lintasan, Mampukah Verstappen Bendung Duo Mercedes?

Tesla Model Y Performance 303 mil

Rivian R1T Launch Edition 300+ mil

Rivian R1S Launch Edition 300+ mil

Ford Mustang Mach-E Premium 300 mil

Ford Mustang Mach-E First Edition 270 mil

Baca Juga :
Hasil FP2 F1 GP Arab Saudi 2021: Hamilton Asapi Verstappen, Joki Ferrari Kecelakaan

Ford Mustang Mach-E GT 270 mil

Polestar 2 (Single Motor) 265 mil

Tesla Model 3 Standard Range Plus 262 mil

Ford Mustang Mach-E GT Performance 260 mil

Chevy Bolt EV (2022) 259 mil

Hyundai Kona Electric 258 mil

Volkswagen ID.4 250 mil

Polestar 2 (Dual Motor) 249 mil

Chevy Bolt EUV (2022) 247 mil

Ford Mustang Mach-E Select 211 mil

Kia Niro EV 239 mil

Audi e-tron GT 238 mil

Jaguar I-Pace S 234 mil

Audi RS e-tron GT 232 mil

Porsche Taycan 4S 227 mil

Nissan Leaf S Plus (2022) 226 mil

Audi e-tron 222 mil

Porsche Taycan Turbo 212 mil

Volvo XC40 Recharge 208 mil

Porsche Taycan Turbo S 201 mil

BMW i3 & i3s w/ range extender 200 mil

Hyundai Ioniq Electric 170 mil

BMW i3 153 mil

BMW i3s 153 mil

MINI Cooper Electric (Hardtop 2 door) 110 mil

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA