• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Jateng Pecahkan Rekor Lari Estafet Putri PON Papua

Tim Jawa Tengah meraih medali emas lari estafet 4x400 putri PON Papua 2021. Foto: PB PON Papua/Ady Sesotya
Tim Jawa Tengah meraih medali emas lari estafet 4x400 putri PON Papua 2021. Foto: PB PON Papua/Ady Sesotya

MIMIKA, kilat.com- Tim Jawa Tengah memecahkan rekor pekan olahraga nasional (PON) saat menyabet medali emas nomor 4x400 meter estafet putri cabang olahraga atletik di Pekan Olahraga Nasional PON XX Papua.

Berlomba di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Kamis (14/10/2021), kuartet Jawa Tengah yang terdiri atas Florencia A, Fabiola F, Liviana Rizki, dan Bektiningsih mencapai finis terdepan dengan catatan waktu 3 menit 48,12 detik.

Torehan waktu tersebut berhasil memecahkan rekor PON milik tim Maluku dengan waktu 4 menit 01,19 detik yang dicetak pada PON 2012 di Riau.

Sementara itu, medali perak diraih tim Jawa Barat yang bermaterikan Dede Heti, Ulfa Silpiana, Suhaya, dan Emma Anita dengan catatan waktu 3 menit 50,54 detik.

Adapun tim Jawa Timur yang diperkuat Dakwatul Anisah, Sulastri, Nikmatul Nafiah, dan Eka Cahaya harus puas menempati urutan ketiga dan meraih perunggu dengan waktu 3 menit 51,43 detik.

Baca Juga :
Samsung Galaxy M52 5G Ramaikan Pasar Smartphone 5G Harga Miring di Indonesia

Catatan waktu yang dibukukan tim Jawa Barat dan Jawa Timur pada perlombaan ini juga melampaui rekor PON milik tim Maluku.

Ditemui usai perlombaan, keempat pelari Jateng tidak bisa menutupi rasa bahagia. Mereka sama sekali tidak menyangka bisa meraih emas, bahkan memecahkan rekor PON yang bertahan sembilan tahun.

"Sama sekali tidak menyangka bisa meraih emas dan memecahkan rekor PON," ujar Bektiningsih setelah pertandingan seperti dikutip Antara.

Bekti mengatakan dia dan rekan-rekannya hanya berupaya untuk bisa berlari secepat mungkin dan bertekad memberikan penampilan terbaik untuk provinsi yang mereka bela.

Sementara Itu, Florencia menyebut bahwa persiapan mereka untuk PON kali ini terbilang singkat, yakni hanya dua bulan.

Baca Juga :
First Look Konsep Desain Seri Xiaomi 12, Bakal Jadi Trend Setter 2022

Namun, kecocokan satu sama lain yang terbangun kuat, serta rasa saling percaya membuat mereka bisa memberikan hasil maksimal.

"Kuncinya saling percaya dan menguatkan satu sama lain," kata Florencia.

"Dan motivasinya mungkin karena saking semangatnya kita ada di PON," ucap Fabiola menimpali.

Fabiola dan kawan-kawan mempersembahkan medali emas sekaligus rekor PON ini untuk seluruh masyarakat Jawa Tengah, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo yang telah memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh atlet.

"Emasnya untuk Jawa Tengah. Terima kasih untuk warga Jawa tengah, terima kasih Pak Ganjar atas doanya," kata Liviana. (sbn)

Baca Juga :
Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro, Semuanya tentang Kecerdasan dan Pencitraan Next Level

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA