• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

BPOM Dampingi 15 Penelitian Obat Herbal untuk Terapi Covid-19

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito berbicara dalam Webinar Series Peluang Pengembangan Obat Bahan Alam menuju Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka Inovatif
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito berbicara dalam Webinar Series Peluang Pengembangan Obat Bahan Alam menuju Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka Inovatif

JAKARTA, kilat.com- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendampingi 15 penelitian obat herbal yang dapat digunakan untuk tambahan terapi Covid-19.

"BPOM saat ini juga tengah mendampingi 15 penelitian obat herbal atau obat berbahan alam sebagai tambahan atau adjuvan dari terapi COVID-19, dengan progres yang beragam tentunya dari setiap penelitian ini," kata Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito dalam Webinar Series Peluang Pengembangan Obat Bahan Alam menuju Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka Inovatif, Rabu (13/10/2021).

Di masa pandemi penemuan obat yang berasal dari bahan alam juga menjadi prioritas dari berbagai penelitian yang dilakukan untuk penanganan Covid-19.

Penny menjelaskan, 15 penelitian tersebut terdiri atas dua penelitian dengan status uji kliniknya sudah selesai dan sedang berproses untuk registrasi, tujuh penelitian dengan status proses penelitian yang sedang berlangsung, dua penelitian masih dalam pendampingan penyusunan protokol uji klinik, dan empat penelitian dalam proses tahapan uji praklinik.

Selain itu, terdapat pula 68 penelitian lain di luar yang terkait dengan penanganan Covid-19 yang sedang didampingi oleh BPOM.

Baca Juga :
Tips Menjaga Agar Jantung Anda Tetap Sehat

Dalam rangka memberikan dukungan penuh untuk kualitas hilirisasi pengembangan obat bahan alam dari suatu hasil penelitian, BPOM secara intensif melakukan dukungan mulai dari hulu pada tahap penelitian hingga pendampingan kepada para peneliti dan pelaku usaha pada saat pengembangan hilirisasi produk obat.

Pendampingan di hulu dilakukan pada saat penelitian dan pengembangan, yang dimulai dari penyusunan protokol uji klinik hingga pelaksanaan uji klinik sesuai dengan prinsip dan cara uji klinik yang baik.

BPOM juga memberikan berbagai pelatihan, seperti pelatihan cara uji klinik yang baik dan berbagai penyederhanaan fleksibilitas dalam proses pelaksanaan uji klinik dan proses registrasi.

"Tentu saja ini mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan perkembangan yang ada di lapangan tentunya di dunia penelitian," ujar Penny.

Baca Juga :
Memahami Macam Kelainan Tulang hingga Penanganan Medis yang Diperlukan

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda