• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Polisi Ungkap Tak Ada Jejak Kekerasan di Mayat Wanita yang Ditemukan di Taliabu

Ilustrasi
Ilustrasi

TALIABU, kilat.com- Kepolisian Polsek Taliabu Barat, mengungkapkan sosok mayat wanita yang ditemukan di indekos, di Taliabu, Maluku Utara, Selasa (19/9/2021) malam, tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Pernyataan tersebut, disampaikan berdasarkan hasil visum yang diterima polisi dari pihak dokter RSUD Bobong, Pulau Taliabu.

"Dari hasil visum tidak ditemukan jejak kekerasan di tubuhnya," ungkap Kapolsek Taliabu Barat, AKP. Roy Berman Simangunsong, seperti diterima Kilat.com, melalui keterangan pers, Sabtu (25/9/2021).

Roy menambahkan dari hasil koordinasi bersama pihak keluarga korban, disebutkan tidak ada riwayat penyakit yang diderita korban sebelum meninggal. Dikatakan, polisi dan dokter hendak meminta mayat tersebut di autopsi, namun keluarga korban menolaknya.

Keluarga korban hanya meminta jasad mayat tersebut dipulangkan ke kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan diindahkan pada Rabu (20/9/2021) kemarin, menggunakan Speedboat.

Baca Juga :
Jalan Medan-Berastagi di Sumut Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total

"Karena sudah lebih dari 3 hari, sehingga mayatnya sudah bau," tuturnya.

Informasi yang diterima kilat.com, korban berinisial WN, warga asal kota Kendari, Sultra. Jasad korban ditemukan di salah satu indekos yang berlokasi di Dusun Salenga, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat.

Korban ditemukan membusuk, diduga telah meninggal 3 hari lamanya. Saat itu, korban diketahui pertama kali oleh tetangga kamar di indekos tersebut, yakni Asrul dan Imin.

Mengetahui hal itu, keduanya langsung menghubungi warga serta melaporkan ke pihak kepolisian untuk diusut. Berselang waktu kemudian, polisi dan dokter mengevakuasi korban ke RSUD Bobong, setalah melakukan olah TKP. (La Ode)

Baca Juga :
Tabrak Babi Liar, Nelayan di Bengkulu Dilarikan ke RS

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA