• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Panduan Penting untuk Merencanakan Solo Traveling bagi Pemula

  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, kilat.com- Bagi orang yang belum pernah berpergian sendirian, menggambarkan solo traveling sebagai sebuah pengalaman religius. Mengambil lingkungan baru tanpa difilter oleh prasangka, selera, atau preferensi teman perjalanan bisa menjadi hal yang membuat kecanduan. Solo traveling memberi kamu kesempatan untuk memanjakan diri sepenuhnya.

Berpergian sendiri tentu saja memiliki beberapa risiko, mulai dari masalah keamanan hingga kesepian. Tetapi, sedikit persiapan fisik, mental, dan menghemat uang secara matang dapat membantu kamu melewati masa-masa sulit tersebut.

Kenapa harus solo traveling?

Perjalanan solo merupakan momen yang paling memanjakan diri. Seseorang dapat beristirahat kapan pun ia mau, dan menuangkan semangatnya saat sedang merasa ambisius. Manfaat lain dari solo traveling adalah menyadarkan bahwa kamu bisa menjadi orang yang mandiri dengan menyelesaikan masalahmu sendiri, dan merayakan kemenangan atas keberanian kamu melintas kota hingga pengunungan. Solo traveling mengantarkan kamu belajar tentang sisi lain dunia dari perspektif yang nyata dan berbeda.

Apakah solo traveling aman?

Baca Juga :
Pengamat: Syarat Wajib PCR Memberatkan Penumpang Pesawat

Ini sering menjadi pertanyaan utama dari para calon solo atau single traveler. Tanpa pendamping, kita memang lebih rentan terhadap gangguan atau kejahatanm serta kekhawatiran terkait masalah kesehatan pribadi. Salah satu cara terbaik agar tetap aman adalah menjadi pelancong yang lebih mudah berbaur dan tidak tidak menarik perhatian pada diri sendiri sebagai turis. Selain itu, berikut ini adalah panduan untuk melakukan solo traveling bagi pemula.

1. Memilih tujuan

Mulailah dengan memikirkan apa yang kamu inginkan dari perjalanan solo ini, dan ke mana kamu hendak pergi. Mengapa kamu ingin bepergian? Apakah untuk menemukan tempat yang belum pernah diketahui, atau tentang berjumpa orang-orang di sepanjang jalan? Memutuskan hal ini sebelum pergi akan membantu kamu memilih jenis perjalanan serta tujuan. Dengan mengetahui alasan tersebut, kamu juga menjadi lebih mudah dalam menjadwal dan menyusun kegiatan selama solo traveling.

2. Menabung

Sama seperti perjalanan grup, seorang solo traveler harus selalu membawa uang tunai saat berpergian. Sebab, kamu tidak bisa patungan dengan siap pun saat mencari penginapan atau sekedar ingin menikmati jajanan. Hal terburuk yang bisa terjadi jika kamu membawa uang pas-pasan adalah menjadi perhitungan, dan akhirnya kehilangan pengalaman karena kehabisan uang.

Baca Juga :
Hari Pertama Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Ragunan

3. Tetap aman

Wanita mungkin kesulitan untuk melakukan solo traveling karena masalah keamanan Baik untuk pria maupun wakita, jangan lupa lakukan riset untuk menghindari scammed dan cari tahu tempat perjalanan paling aman. Hindari memperlihatkan atau memakai barang-bara berharga di depan umum. Jika jalanan sudah mulai sepi apalagi pada malam hari, sebaiknya jangan lanjutkan. Terakhir, berpakaianlah sesuai dengan budaya masing-masing destinasi.

4. Memiliki pikiran terbuka

Setiap perjalanan dapat turut merubah hidup kamu, tapi hal itu terjadi jika kamu mengizinkannya. Bersikap terbuka dan ramah akan memengaruhi pengalamankamu menjadi lebih baik. Kamu harus bersedia mengambil beberapa peluang, keluar dari zona nyaman, dan melakukan beberapa hal gila (tapi tetap positif) yang tidak akan pernah kamu lakukan di rumah.

5. Bertemu teman-teman baru

Baca Juga :
DKI Buka 32 Titik Wisata Pulau Seribu Kapasitas 5.725 Orang

Saat menjelajahi gunung atau pantai, kamu akan bertemu dengan wisatawan lain maupun warga lokal di sekitar destinasi. Di antara pertemuan itu, akan tumbuh cerita-cerita baru sekaligus orang-orang baru yang bisa menjadi teman kamu. Sekedar menyapa atau tersenyum dapat menciptakan pengalaman solo traveling yang tak terlupakan. 

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA