• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

F1 GP Rusia: Usai Disindir Hamilton, Verstappen Balas dengan Sarkasme

Max Verstappen keluar dari mobilnya tanpa melihat Lewis Hamilton usai tabrakan pada lomba F1 GP Italia 2021. Foto: Formula 1
Max Verstappen keluar dari mobilnya tanpa melihat Lewis Hamilton usai tabrakan pada lomba F1 GP Italia 2021. Foto: Formula 1

SOCHI, kilat.com- Max Verstappen menyindir komentar Lewis Hamilton dengan sarkasme, setelah sang juara dunia tujuh kali mengatakan rivalnya dari tim Red Bull itu merasa di bawah tekanan dalam perebutan titel F1 musim ini.

"Saya sangat gugup saya bahkan tak bisa tidur," beber Verstappen ketika disodorkan komentar Hamilton seraya membanyol seperti dilansir Antara dari Reuters.

"Bertarung untuk gelar itu sangat menakutkan. Saya sangat membencinya," kata Verstappen menanggapi perang urat syaraf Hamilton.

Akan tetapi, Verstappen mengatakan bahwa mereka yang kenal dengan dirinya tahu bagaimana rileksnya dia.

"Saya sangat tenang. Memiliki mobil terhebat yang bisa Anda gunakan setiap akhir pekan dan Anda bisa bertarung untuk menang itu perasaan terbaik... komentar-komentar itu hanya menunjukkan Anda bahwa dia tidak benar-benar kenal saya," tutur Verstappen.

Baca Juga :
Barisan Mobil Listrik dengan Daya Jelajah Terjauh

"Itu tidak masalah. Saya juga tidak perlu mengenal dia... Saya hanya fokus kepada diri saya sendiri dan saya sangat menikmatinya di luar sana, di depan dan semoga saya bisa melakukan itu untuk waktu yang sangat lama," papar pembalap Belanda berusia 23 tahun itu.

Sang pembalap Red Bull mengantongi keunggulan lima poin atas rivalnya dari tim Mercedes itu setelah 14 balapan dari 22 yang dijadwalkan, namun Verstappen akan memulai F1 Grand Prix Rusia akhir pekan ini dengan penalti mundur tiga posisi grid karena menjadi penyebab kecelakaan kedua pembalap di Monza dua pekan lalu.

Perseteruan mereka menjadi kisah utama di perebutan gelar juara dunia pembalap F1 2021 saat Verstappen dan Red Bull berupaya mengakhiri dominasi tujuh tahun Mercedes dan menumbangkan pembalap tersukses sepanjang masa itu.

Hamilton sebelumnya mengatakan Verstappen berada di bawah tekanan dalam perebutan titel F1 musim ini dan tidak akan mengakui bahwa hal itu mempengaruhi dirinya.

"Saya dalam pertarungan (titel) ke-10 kurang lebih seperti itu, tapi saya ingat bagaimana rasanya yang pertama dan saya tahu itu memberi tekanan," kata Hamilton.

Baca Juga :
Joki Ducati Kesal dengan Tim-tim MotoGP dan Pembalap Muda

"Tentunya dia tidak akan mengakuinya dan saya tidak akan mencoba membuat asumsi. "Saya hanya mengatakan bahwa saya ingat bagaimana rasanya itu ketika saya menjalani pertarungan pertama saya dan pastinya semakin besar. Itu sulit, intens, saya melewati berbagai macam emosi dan saya tidak selalu bisa mengatasinya dengan baik."

"Itu yang akan terjadi... banyak ekspektasi pribadi dan tekanan karena keinginan untuk menang itu sangat besar. Saya berempati dan memahami itu," urai Hamilton.

Hamilton, yang memenangi titel pertamanya pada 2008 sebagai pembalap 23 tahun berseragam McLaren, berharap ia bisa membalikkan keadaan. (sbn)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda