• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Pencarian Korban Kapal KM Hentri Dihentikan, Nasib 25 ABK Belum Diketahui

KM Hentri terbakar
KM Hentri terbakar

AMBON, kilat.com- Operasi pencarian korban KM Hentri yang dihantam gelombang tinggi hingga terbakar di perairan Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Jumat (3/9/2021) lalu, terpaksa dihentikan setelah melakukan pencarian selama lebih dari 14 hari.

Sementara itu, dari peristiwa tragis ini, sebanyak 32 korban yang menjadi korban, 25 di antaranya masih belum diketahui nasibnya.

"Dilaporkan dalam musibah ini, mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 5 orang berhasil selamat, dan 25 orang lainnya dinyatakan hilang," tulis Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, dalam siaran pers, melalui Facebook Basarnas Ambon, dikutip Kamis (23/9/2021).

Padahal, pencarian korban kapal KM Hentri oleh Basarnas Ambon sudah diupayakan secara maksimal.

"Upaya yang dilaksanakan sejak diterimanya informasi musibah ini tanggal 8 September 2021 dengan berkoordinasi dan Pengerahan Unsur Potensi SAR. Ops SAR dilaksanakan selama 7 hari terhitung tanggal 8 sampai dengan 14 September 2021. Basarnas Ambon dan Unsur Potensi SAR belum menemukan tanda-tanda maupun informasi terkait keberadaan ke 25 korban," jelasnya.

Baca Juga :
Karikatur: Merah Putih Ngumpet

Sementara itu, Basarnas Ambon kembali menambahkan 3 hari upaya Koordinasi dengan masyarakat dan instansi terkait di Maluku Tenggara dan Kepulauan Tanimbar, terhitung 18-20 September 2021. Namun hingga saat ini, 25 org korban tidak ada informasi dari masyarakat atau instansi terkait bahwa 25 org korban tersebut belum diketahui keberadaannya.

Meski demikian, Basarnas Ambon memastikan pencarian akan kembali dilanjutkan agar status korban hilang dapat diketahui.

"Kedepan bila ada informasi atau tanda-tanda keberadaan korban maka Ops SAR akan buka kembali," imbuhnya.

Berikut data yang dilaporkan, antara lain:

Status Korban:

Baca Juga :
Halua Kenari, Camilan dan Oleh-Oleh Khas Kepulauan Sula di Maluku Utara

Selamat: 5 orang

Meninggal Dunia: 2 orang

Hilang: 25 orang

Unsur SAR yg terlibat :

BASARNAS

Baca Juga :
Melaut Saat Hujan Deras, Nelayan di Maluku Utara Tewas Tersambar Petir

TNI/POLRI

BAKAMLA TUAL

LANAL TUAL

POLRES TUAL

Alut yg digunakan :

Baca Juga :
Tiga Destinasi Wisata di Sula Diminta Lengkapi Izin Lingkungan

KN SAR ABIMANYU

KAPAL PSDKP TUAL

KAPAL KP 3002 TELUK AMBON POLAIRUD POLDA MALUKU

KAPAL-KAPAL NELAYAN

Kontributor: La Ode
Editor: spa

Baca Juga :
Karikatur: Smackdown

Baca Juga :
Pemprov Maluku Bantah Telantarkan Atlet yang Kembali dari PON Papua

Baca Juga :
DPRD Maluku Prihatin Belasan Atlet PON Papua Terlantar di Bandara Pattimura

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA

Rekomendasi Untuk Anda

Karikatur: Merah Putih Ngumpet

News | 20 Oct, 2021 17:37 WIB

Karikatur: Smackdown

News | 17 Oct, 2021 16:32 WIB

Karikatur: Kamu Celeng?

News | 13 Oct, 2021 15:07 WIB