• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Berikan Perlindungan Bagi Tenaga Kerja, Bupati Lamongan Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menandatangani kesepakatan bersama bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan cabang Bojonegoro tentang penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Lamongan, Senin (20/9/2021). Foto: Amirul Mukminin.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menandatangani kesepakatan bersama bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan cabang Bojonegoro tentang penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Lamongan, Senin (20/9/2021). Foto: Amirul Mukminin.

LAMONGAN, kilat.com- Untuk memberikan perlindungan bagi pekerja serta perluasan kepesertaan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) di Kabupaten Lamongan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menandatangani kesepakatan bersama bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan cabang Bojonegoro tentang penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Lamongan.

Diungkapkan Yuhronur, data potensi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lamongan sebanyak 614.130 tenaga kerja. Dari total potensi tersebut, terdapat 39.360 tenaga kerja yang sudah mendaftar per 31 Agustus ini.

"Dari sekitar 614.130 tenaga kerja baru 39.360 yang mendaftar kepesertaan BPJS ketenagakerjaan, artinya masih banyak sekali yang harus diikutsertakan. Ini supaya tenaga kerja bisa mendapatkan asuransi, agar bisa lebih tenang, lebih baik lagi, dan meningkat kinerjanya,” kata Yuhronur Efendi, saat dimintai keterangan, Senin (20/9/2021).

Yuhronur juga mengungkapkan, sosialisasi terkait jaminan sosial ketenagakerjaan ini sangat penting, agar masyarakat dapat mengerti akan manfaat adanya jaminan sosial bagi tenaga kerja.

Untuk itu, Bupati mengajak Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) untuk turut serta berpartisipasi agar perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Lamongan ini dapat dicapai.

Baca Juga :
Tiap Hari BCA Proses 45,7 Juta Transaksi

"Selanjutnya, setelah penandatanganan MoU ini agar ditindaklanjuti oleh OPD juga perusahaan-perusahaan di Kabupaten Lamongan, agar bisa jalan dan dapat dijalankan. Sosialisasi juga sangat penting untuk dilaksanakan, agar masyarakat mengetahui manfaat dari kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan ini,” tambahnya.


Kepala Kantor Cabang BPJS Bojonegoro, Dolik Yulianto menerangkan bahwa BPJS ketenagakerjaan merupakan program berbadan publik yang berarti merupakan profit non-oriented.

"Harapan kami, seluruh pekerja baik formal, informal, jasa kontruksi, bisa terlindungi oleh jaminan tenaga kerja ini. Asuransi dengan premi kecil dan manfaat luar biasa. Mohon dukungan Pak Bupati untuk implementasi di Lamongan agar bisa berjalan dengan baik," terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Yuhronur juga menyerahkan secara simbolis jaminan kematian dan beasiswa kepada ahli waris pekerja yang mengalami resiko kecelakaan maupun meninggal dunia. Selain itu, ia juga menyerahkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 500.000 per-bulan selama dua bulan per-orang untuk tahun 2021. (Spa/Syu)

Baca Juga :
Hilirisasi Industri Sawit Punya Potensi Rp750 Triliun

Kontributor: Amirul Mukminin

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA