• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Pantai Biru Kresik, Alternatif Tempat Berlibur bagi Warga Kalimantan Timur yang Butuh Vitamin Sea

Pantai Biru Kresik, Kalimantan Timur
Pantai Biru Kresik, Kalimantan Timur

KUTAI KARTANEGARA, kilat.com- Pantai Biru Kresik yang berlokasi di Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menjadi pilihan menarik bagi warga lokal untuk liburan. Selain karena harga tiket masuk yang terjangkau, pantai ini juga dinilai bebas kerumunan karena areanya yang sangat luas.

Pantai Biru Kresik juga menawarkan berbagai fasilitas yang bisa dinikmati oleh wisatawan seperti gazebo tempat bersantai ria, jembatan menuju laut sebagai spot ber-selfie. Bahkan ada pula balai pertemuan yang sangat cocok dijadikan sebagai lokasi berdiskusi atau rapat sambil memandangi keindahan panorama pantai. Untuk bisa mencapai pantai ini, dibutuhkan waktu tempuh dari Mugirejo, Samarinda sekitar 2,5 jam menggunakan kendaraan roda empat.

"Saya suka ke pantai bersama keluarga karena tempatnya memang luas sehingga dapat menghindari kerumunan massa, untuk mencegah penularan COVID-19," ujar Dina Fatimah, warga Samarinda saat berkunjung ke Pantai Biru Kersik, Minggu (20/9/2021).

Dina Fatimah yang datang ke pantai tersebut bersama suami, empat anak, dan ibunya terlihat sangat menikmati suasana pantai. Apalagi ketika menengok sang buah hati yang sangat gembira bermain di antara pasir pantai berwarna coklat. Hal yang lebih mengasyikkan baginya adalah karena ia membawa lauk dan nasi pribadi, sehingga di pantai itu ia bisa membakar ikan, ayam, dan kepiting untuk dimakan bersama keluarga.

"Perjalanan dari Samarinda ke sini memang cukup jauh, tapi rasa penat sepanjang perjalanan terobati ketika sampai di pantai. Di sini juga bisa bakar ikan, ayam, dan kepiting yang dibeli dekat sini tadi, kemudian makan bersama keluarga, seru pokoknya," kata Dina.

Baca Juga :
Menparekraf: PTNP Turut Berkontribusi Pulihkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sementara itu Kasim, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mengatakan, semenjak penerapan PPKM diturunkan ke level 3 sekitar dua pekan lalu, pihaknya kemudian membuka Pantai Biru Kersik dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Waktu masih diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, pantai ini ditutup, namun setelah diturunkan menjadi level 3, kemudian kami buka yang tentunya dengan prokes ketat," ujarnya.

Dalam rangka mengajak pengunjung agar tidak berkerumun dan tetap menjaga prokes, pengelola telah memasang sejumlah spanduk imbauan, termasuk mengajak pemilik gazebo di sepanjang pantai untuk terus mengingatkan pengunjung akan pentingnya menjaga prokes.

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA