• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

3 Cara Dapatkan QR Code PeduliLindungi untuk Pengelola Tempat Usaha

QR Code PeduliLindungi
QR Code PeduliLindungi

JAKARTA, kilat.com- Seiring dengan mulai menurunya kasus Covid-19 di Indonesia, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pun mulai dievaluasi sehingga beberapa kegiatan perkantoran, hiburan, hingga tempat kuliner sudah diperbolehkan untuk beroperasi secara normal dengan mengikuti syarat ketat.

Salah satu syarat yang diwajibkan dan harus dipenuhi para pengelola tempat usaha adalah menyediakan QR Code untuk aplikasi PeduliLindungi. Sistem tersebut bisa mambantu pemerintah agar lebih mudah melihat mobilisasi satu individu, serta tracing kasus dan kontak jika ternyata ditemukan kasus positif. Mengutip akun instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), berikut alur pengajuan bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan QR Code. 

1. Surat Permohonan

Pelaku usaha bisa mengajukan surat dalam format yang resmi, seperti berikut ini. Di bagian kiri Anda bisa membubuhkan nomor surat dan tanggal surat. Selanjutnya pendaftar harus memasukkan nama usaha atau perkantoran yang akan didaftarkan untuk setiap akses keluar maupun masuknya agar bisa mendapatkan QR Code di setiap akses tersebut.

Jangan lupa tulis penanggung jawab atau koordinator yang akan bertanggung jawab di lokasi itu, cukup tulis satu orang untuk satu perusahaan. Ada pun format untuk penanggung jawab bisa dituliskan nama, jabatan, serta email dari sang penanggung jawab.

Baca Juga :
Mulai Ganas, Inggris dan India Waspadai Varian Delta Plus

2. Pendaftar mengajukan surat permohonan ke pusdatin@kemkes.go.id

Setelah surat permohonan diterima, nantinya pendaftar akan mendapat formulir pendaftaran lewat surat elektronik Kementerian Kesehatan. Formulir itu harus diisi dan dikirim ulang oleh pendaftar agar bisa berlanjut ke tahapan selanjutnya untuk aktivitasi.

3. Formulir Pendaftaran

Ketika surat permohonan Anda sudah diterima maka selanjutnya Anda akan menerima formulir pendaftaran. Formulir pendaftaran itu nantinya akan berisi format nama penanggung jawab untuk setiap akses masuk, nomor telepon atau handphone, alamat email, kategori kegiatan yang dilakukan, nama tempat atau gedung, tak lupa Kota dan Provinsi. Formulir Pendaftaran itu bisa berisi lebih dari satu penanggung jawab jika dalam satu perkantoran atau tempat usaha berbeda gedung.

Baca Juga :
Akupuntur Bermanfaat Turunkan Stres pada Wanita Jalani Program Bayi Tabung

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA