• Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • kilat_multilingual Pilih Bahasa
    • Indonesia
    • English
    • Arabic
    • Mandarin
    • Sunda
    • Batak
    • Jawa
    • Banjar
    • Bali
    • Minang
    • Irian (Papua)
    • Dayak
    • Aceh
  • Masuk

Diasapi Vinales dan Aprilia di MotoGP Aragon, Rossi Angkat Bicara Debut Mantan Rekannya

Valentino Rossi di MotoGP Aragon 2021. Foto: Vale Yellow
Valentino Rossi di MotoGP Aragon 2021. Foto: Vale Yellow

ARAGON, kilat.com- Satu hal yang paling disorot pada akhir pekan MotoGP Aragon 2021 adalah debut Maverick Vinales bersama Aprilia pada kelas bergengsi. Bagaimana tanggapan mantan rekan setimnya di Yamaha, Valentino Rossi?

Ya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales empat musim bersama di Monster Energy Yamaha MotoGP periode 2017 hingga 2020. Sampai pertengahan Kejuaraan Dunia MotoGP 2021, keduanya masih sama-sama menggeber Yamaha YZR-M1, walau berbeda tim.

Namun, keputusan Vinales untuk meninggalkan Yamaha mulai akhir musim 2021 akhirnya dipercepat setelah insiden MotoGP Styria. Vinales dan Yamaha akhirnya berpisah lebih cepat.

Aprilia Racing Team Gresini langsung bergerak dengan menarik pemenang sembilan GP, 28 podium, dan 13 pole position, dalam 116 balapan MotoGP sejak 2015 tersebut. Vinales pun langsung melakukan debut di atas Aprilia RS-GP pada MotoGP Aragon, 10-12 September 2021.

Setelah sesi latihan bebas GP Aragon, Rossi yakin pembalap asal Spanyol, 26 tahun, tersebut akan memiliki kepercayaan diri lebih saat debut di atas Aprilia.

Baca Juga :
Indonesia Modification Expo 2021 Siap Digelar Virtual pada 2 Oktober

“Setelah beberapa kali tes di Misano, dan kami mengikuti perkembangannya meski tidak banyak, saya memperkirakan ia berkembang sedikit. Mungkin, Vinales masih butuh waktu sedikit lagi,” tutur Rossi seperti dikutip Motorsport.

Pada MotoGP Aragon, Rossi, yang mulai musim ini membela tim satelit Petronas Yamaha SRT, start dari grid 21, satu baris (ketujuh) dengan Vinales yang memulai lomba dari posisi 19. Keduanya mengapit pemenang MotoGP Aragon 2020, Alex Rins (Suzuki Ecstar).

Dengan posisi tersebut, Rossi cukup lama berada di dekat Vinales saat lomba berdurasi 23 lap tersebut berlangsung. Seperti diketahui, baik Rossi maupun Vinales tidak mampu merebut poin di MotoGP Aragon.

Aprilia RS-GP geberan Vinales masuk finis di urutan 18 dan unggul hingga 5,389 detik atas Rossi, juara dunia sembilan kali di posisi 19. Setelah balapan, The Doctor kembali mencermati performa Vinales. Pemenang 115 Grand Prix (89 di antaranya di MotoGP/500cc) tersebut menilai apa yang dilakukan Vinales sebagai sesuatu yang positif.

“Saya melihat Vinales banyak berkembang sepanjang balapan. Di paruh kedua lomba, kecepatannya cukup bagus, tidak terlalu jauh dengan para pembalap di depan. Ia masih sangat mungkin berberkembang,” urai Rossi.

Baca Juga :
Sembuh dari COVID-19, Raikkonen Mengaspal Lagi di F1 GP Rusia

“Saya tidak berbicara dengannya secara pribadi. Tetapi saya tahu ia memiliki beberapa masalah terkait fase pengereman. Itu terlihat dari kesulitan yang dialaminya di area tersebut sepanjang balapan,” kata Rossi lagi.

“Namun, saya kira Aprilia memiliki potensi sangat besar dan Vinales pembalap hebat. Saya yakin ia bakal sangat kuat dalam beberapa balapan ke depan,” papar The Doctor.

Ada pun seri ke-14 MotoGP 2021 akan digelar pada Jumat-Minggu (17-19 September 2021) ini di Sirkuit Misano, GP San Marino. Maverick Vinales diperkirakan bakal lebih kuat mengingat ia sudah berlatih dengan Aprilia di trek legendaris tersebut sepekan sebelum MotoGP Aragon. (sbn)

Silakan Masuk untuk menulis komentar.

RECAPTCHA