Sabtu, 28 Januari 2023

Paspampres-Kostrad Terancam Dipecat Usai Dugaan Pemerkosaan Berubah Jadi Tindak Asusila

- Sabtu, 10 Desember 2022 | 08:00 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. ( YouTube/Jenderal TNI Andika Perkasa)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. ( YouTube/Jenderal TNI Andika Perkasa)

JAKARTA, kilat.com- Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Paspampres terhadap prajurit wanita Kostrad masih bergulir. Hasil penyelidikan polisi militer menemukan keduanya ternyata saling suka dan sudah beberapa kali berhubungan intim.

"Dua-duanya sudah ditahan karena dari pemeriksaan awal itu ada celah yang membuat ini semua (kejadian keduanya berhubungan intim-red). Mungkin tidak seperti yang diberitakan awal yaitu tetap pemerkosaan," kata Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kamis (8/12/2022).

Namun, terungkapnya fakta baru itu tidak membuat kasus selesai lantaran tak terbukti ada tindakan pemerkosaan. Sebab, Paspampres dan prajurit wanita Kostrad terancam dijerat pasal asusila.

Baca Juga: Kaesang dan Erina Gudono Akad Nikah Siang Ini, 2 Menteri Jokowi Jadi Saksi

"Jika itu bukan pemerkosaan berarti tersangkanya dua artinya mereka berdua adalah pelaku yang kita kenakan adalah pasal 281 KUHP asusila," jelasnya.

Bahkan, keduanya bisa dikenakan hukuman pemecatan. Dalam proses hukum di internal, Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan yang semula dikenakan pada mayor Paspampres, saat ini digugurkan.

Baca Juga: Lucunya Jan Ethes Jadi Juru Bicara Pernikahan Kaesang-Erina

"Arahnya adalah keduanya menjadi tersangka sehingga yang tadinya pasal yang kita gunakan Pasal 285 kemungkinan besar adalah Pasal 281, asusila," pungkas Andika.

Sebai informasi, awalnya beredar narasi pengakuan seorang kowad Kostrad diperkosa saat bertugas melakukan pengamanan untuk kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Kowad dan mayor paspampres tersebut memang sudah daling kenal sejak proses pelatihan petugas pengamanan KTT G20.

Halaman:

Editor: Risvania Andaresta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X