Sabtu, 10 Desember 2022

Duh! Angka Kasus TBC di Bekasi Tertinggi Kelima di Jawa Barat, Capai 16 Ribu Penderita

- Jumat, 25 November 2022 | 13:30 WIB
Kasus TBC di Bekasi mencapai 16 ribu penderita dan membuatnya tertinggi kelima di Jawa Barat. (Kilat.com/Eka Jaya)
Kasus TBC di Bekasi mencapai 16 ribu penderita dan membuatnya tertinggi kelima di Jawa Barat. (Kilat.com/Eka Jaya)

BEKASI, kilat.com- Angka kasus penderita Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat cukup tinggi. Komunitas Pena Bulu STPI Kabupaten Bekasi mencatat sepanjang tahun 2021 hingga 2022 ada sekitar 16.000 penderita TBC yang menjalani pengobatan di rumah sakit.

Penyebab tingginya angka kasus TBC disebabkan kesadaran masyarakat yang masih minim terhadap penyakit tersebut. Kebanyakan masyarakat masih malu dan takut jika didiagnosa menderita TBC, sehingga sulitnya melakukan deteksi terhadap pemeriksaan kontak erat penderita.

Hal tersebut disampaikan oleh Satriani Staf Program Eliminasi TBC Konsorsium Penabulu-STPI, dalam sebuah acara bertajuk pertemuan Komunitas dan Pemangku kepentingan Jejaring DPPM di Hotel GTV, Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.

Baca Juga: Kapolda Sumut Copot dan Periksa 6 Perwira, Termasuk Kasat Lantas Polrestabes Medan

"Ada sekitar 16.000 (penderita), tapi ada dua tipe, ada bekteriologis dan klinis dan itu sudah terbagi, apa yang sudah kami lakukan? Jadi kita tidak turun investigasi sendiri, tapi kita merekrut kader Tuberkulosis," ujar Satriani, Jumat, 25 November 2022.

Satriani menyebut, kehadiran Konsorsium Komunikasi Penabulu-STPI berkomitmen bersama mendukung terlibatnya lintas Sektoral dalam jejaring DPPM di Kabupaten Bekasi yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, selaku Kepala Seksi P2PM Program Tuberkulosis.

"Keterlibatan ini penting untuk mendorong munculnya kebijakan dan dukungan pemangku kepentingan dalam eliminasi TBC di daerah," ungkapnya.

Baca Juga: Hore! Honda dan Kraftwerke Hadirkan Teknologi V2G untuk Elektrifikasi

Dalam rangka mendukung pendekatan District-Based Public-Private Mix (DPPM), PR Konsorsium Penabulu-STPI ikut serta mengambil peran untuk memperkuat jejaring layanan TBC serta pendampingan pasien berbasis komunitas.

Halaman:

Editor: Anggi Tiar

Sumber: Kontributor Kilat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Kaesang-Erina Resmi Jadi Pasangan Suami Istri

Sabtu, 10 Desember 2022 | 13:47 WIB
X