Sabtu, 10 Desember 2022

Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Jelaskan Penyebab Siswa SD di Malang Dibully hingga Koma

- Jumat, 25 November 2022 | 09:20 WIB
Ilustrasi Bullying (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Bullying (Foto: Pixabay)

JAKARTA, kilat.com- Seorang siswa SD di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur menjadi korban bullying. Bocah inisial MWF (8) itu dirundung kakak kelas hingga koma.

Saat ini kondisi MWF sudah membaik, namun ia masih membutuhkan perawatan intensif karena ada sejumlah pengobatan yang harus dijalani. Korban yang dianiaya sejumlah rekannya tersebut sempat tidak sadarkan diri akibat tindakan kekerasan.

Korban sadar pada keesokan harinya dan menceritakan kejadian perundungan serta penganiayaan kepada orang tuanya. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Malang.

Baca Juga: Siswa SD Berusia 8 Tahun di Malang Jadi Korban Perundungan Rekannya, Begini Kondisinya

Sementara itu, menurut Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf pemicu terjadinya bullying di sekolah yakni karena minimnya pendidikan moral dan akhlak. Terlebih, kurikulum soal pendidikan tersbeut sudah tidak ada lagi.

"Mungkin pendidikan moral akhlak makin berkurang di sekolah. Karena kurikulum soal itu sudah tidak ada," kata Dede kepada wartawan, Kamis (24/11/2022).

Dede juga menyinggung sikap guru yang takur menegur anak murid. Dia menyebut tidak sedikit guru yang dipenjarakan soal HAM buntut mendisiplinkan siswa.

"Guru takut menegur anak murid, karena banyak Guru dipenjara karena soal HAM ketika mendisiplinkan anak," ujarnya.

Dede kemudian menyoroti kondisi orang tua yang disibukkan dengan keadaan ekonomi sehingga kurangnya perhatian kepada anak. Serta keberadaan media sosial yang membawa efek negatif bagi anak jika tak ada pengawasan.

Halaman:

Editor: Risvania Andaresta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Kaesang-Erina Resmi Jadi Pasangan Suami Istri

Sabtu, 10 Desember 2022 | 13:47 WIB
X