Rabu, 7 Desember 2022

Penyidikan Epidemiologi Dihentikan, Penyebab Pasti Korban Keracunan di Tulungagung Belum Terungkap

- Rabu, 28 September 2022 | 15:38 WIB
Pemantauan kondisi warga yang mengalami gejala keracunan dan warga yang mengikuti pengajian masih terus dilakukan. (Foto: Firmanto/Kilat.com)
Pemantauan kondisi warga yang mengalami gejala keracunan dan warga yang mengikuti pengajian masih terus dilakukan. (Foto: Firmanto/Kilat.com)
<p> p><p><b>TULUNGAGUNG, kilat.com-b> Puskesmas Tiudan memastikan untuk menghentikan sementara proses Penyelidikan Epidemiologi (PE) atas yang terjadi pasca kegiatan pengajian di desa setempat, pada Kamis (22/09/2022) lalu.<br />p><p>Hal ini disampaikan oleh Perawat Senior Puskesmas Tiudan, Sigit Karyanto. Ia mengatakan, PE dihentikan sementara namun pemantauan kondisi warga yang mengalami gejala<a href="https://www.kilat.com/tag/-keracunan"> keracunana> dan warga yang mengikuti pengajian masih terus dilakukan. p><p>"PE kita hentikan sementara, tapi pemantauan masih terus dilanjutkan," ujarnya pada Rabu (28/09/2022). p><p>Kegiatan PE terakhir yang dilakukan pada Selasa (27/09/2022) kemarin berfokus pada screening kepada warga yang mengikuti pengajian namun belum terpantau kondisinya selama ini, sebab dari 80 peserta pengajian, baru 64 yang telah diketahui kondisinya. p><p>Sigit menjelaskan, screening dilakukan dengan mempersilahkan warga desa setempat yang masih merasakan gejala pusing, mual, muntah hingga diare untuk datang ke Puskesmas guna mendapatkan perawatan maupun pengobatan. p><p>Sigit mengakui, masih ada warga desa yang mengeluhkan mual, pusing, muntah hingga diare namun tidak sampai harus menjalani rawat inap. Salah satunya adalah warga yang berusia di bawah umur bahkan hingga mengalami dehidrasi. p><p>"Screening lanjutan sudah kita lakukan kemarin, hasilnya memag masih ada yang bergejala, namun tidak sampai perlu rawat inap," ungkapnya. p><p>Sigit memastikan, saat ini 8 pasien yang sempat dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan dan Puskesmas sudah pulang dan menjalani rawat jalan karena kondisinya yang sudah mulai membaik, termasuk bocah di bawah umur yang sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Kauman. p><p>"Semua sudah bisa pulang,dilanjutkan rawat jalan karena kondisinya sudah membaik," pungkasnya. p><p>Diberitakan sebelumnya, 53 warga desa Tiudan Kecamatan Gondang Tulungagung mengalami<a href="https://www.kilat.com/tag/-keracunan"> keracunana>, mereka merasakana mual, pusing hingga muntah setelah menyantap makanan yang disajikan dalam acara pengajian pada Kamis (22/09/2022) malam di desa setempat. p><p><b>Kontrbutor: Firmanto Imansyah b>p><p><b>Editor: Anggib>p>

Halaman:

Editor: Anggi Tiar

Tags

Terkini

X