Minggu, 11 Juni 2023

Jumlah Harta Kekayaannya Dicurigai, Rafael Alun Trisambodo Ngaku Selalu Patuh Laporkan Harta ke KPK Sejak 2011

- Jumat, 31 Maret 2023 | 13:17 WIB
Rafael Alun Trisambodo Ngaku Taat Lapor Harta ke KPK Sejak 2011 (PMJ News)
Rafael Alun Trisambodo Ngaku Taat Lapor Harta ke KPK Sejak 2011 (PMJ News)

KILAT.COM - Rafael Alun Trisambodo dicurigai memiliki harta kekayaan dengan nilai fantastis.

Bahkan Rafael Alun Trisambodo diduga memiliki jumlah harta kekayaan yang lebih besar, daripada yang dilaporkannya ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Tudingan-tudingan yang dilayangkan tersebut, akhirnya dijawab oleh Rafael Alun Trisambodo baru-baru ini.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dirinya dengan salah satu stasiun televisi swasta, ayah Mario Dandy Satriyo ini meluruskan soal harta kekayaan yang telah dilaporkannya selama ini ke LHKPN.

Baca Juga: Hidup AG Belum Tenang, Sidang Hari Ini Tentukan Nasib Dakwaannya, Pihak David Ozora: Pemeriksaan Segera!

Dikatakan olehnya, penyebab jumlah harta kekayaannya pertama kali dicurigai lantaran imbas kasus penganiayaan yang dilakukan sang putra terhadap David.

“Karena pidana yang dilakukan anak saya, sehingga menyeret saya dengan tekanan-tekanan dari berbagai macam pihak untuk dilakukan pemeriksaan terhadap harta-harta saya, sehingga saya dicari-cari celahnya untuk di tersangkakan sebagai orang yang telah menerima gratifikasi,” kata Rafael Alun Trisambodo.

Ia juga mengaku tak ingin menutupi-nutupi soal jumlah harta kekayaan yang dimilikinya. Dengan tegas, Rafael Alun Trisambodo mengaku sudah melaporkan harta kekayaannya kepada LHKPN sejak 2011 lalu.

“Saya ini jujur melaporkan harta saya dari 2011, aset tetap saya tidak ada bertambah, kenaikkan dari aset tetap tersebut karena nilai jual objek pajak,” terangnya lagi.

Baca Juga: Menyeramkan! Jessica Iskandar Bagikan Video Detik-detik Sosok Gentayangan Tertangkap Kamera CCTV di Rumahnya

Menurut suami Ernie Meike Torondek ini, saat ini dirinya tengah menjadi incaran sebagai pejabat pajak yang harta kekayaannya dicurigai, karena tekanan dari banyak pihak.

Hal tersebut yang akhirnya menjadi alasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa lebih lanjut terkait harta kekayaan yang dimilikinya.

“Saya menjadi target mungkin karena tekanan publik terhadap KPK. Jadi KPK harus melakukan tindakan kepada saya,” jelas Rafael.

Menurut Rafael Alun Trisambodo, kecurigaan KPK terhadap harta kekayaan yang dilaporkannya dalam LHKPN tak berhubungan dengan tindakan korupsi.

Halaman:

Editor: Ahmad Fiqi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X