Minggu, 26 Maret 2023

Waduh! Keluarga Mario Dandy Satriyo Ternyata Telah Tiga Kali Mengajak Damai, Ayah David: Kami Siap Perang

- Sabtu, 18 Maret 2023 | 06:30 WIB
Jonathan Latumahina ogah berdamai dengan Mario Dandy Satriyo meski diming-imingi uang. (Kolase Twitter @seeksixsuck dan PMJ News)
Jonathan Latumahina ogah berdamai dengan Mario Dandy Satriyo meski diming-imingi uang. (Kolase Twitter @seeksixsuck dan PMJ News)

KILAT.COM - Kasus penganiayaan putra eks pejabat pajak, Mario Dandy Satriyo terhadap Cristalino David Ozora masih terus berlanjut.

Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Reda Manthovani yang menawarkan restorative justice (damai) kepada keluarga David terkait kasus Mario Dandy Satriyo.

Hal itu tentu menuai kecaman publik, mengingat perbuatan Mario Dandy Satriyo terhadap David sangat sadis.

Salah satu kerabat keluarga David, Nong Andah Darol Mahmada pun turut menyesali pernyataan dari Kajati tersebut.

Baca Juga: Nong Andah Beberkan Manuver Pihak Mario Dandy Satriyo untuk Tutupi Kasus Penganiayaan: Terjadi Sejak...

Dalam unggahan di Instagram-nya, Nong Andah tampak meluapkan kekesalannya.

"Tanggapan spontan saya, kok bisa dan tega ya pihak Kejati mengeluarkan pernyataan seperti itu? Terus terang saya marah sekaligus sedih. Katanya kemarin dari Kejati ada yg nengok David tapi kok malah pernyataannya seperti itu. Tega bangettttttt," tulisnya, dikutip Kilat.com dari Instagram @nongandah.

Selain itu, Nong Andah pun menegaskan bahwa sejak awal Ayah David, Jonathan Latumahina tidak pernah membuka pintu damai.

Bahkan yang mengejutkan lagi, Nong Anda membeberkan keluarga Dandy yang rupanya telah berkali-kali mengajak damai ke keluarga David.

Baca Juga: Diomelin Chef Arnold Bikin Janji Palsu, Ini Alasan Syahril Belum Botakin Rambut di MasterChef Indonesia

Tak hanya itu, keluarga Dandy pun sempat bersedia untuk memberika uang sebagai ganti rugi.

"Dari sejak awal, ayahnya David Jow @tidvrberjalan selalu menolak untuk damai. Liat video saya bersama Jow. Ketika kasus ini belum ramai dan David msh berada di RS Medika Permata Hijau, tiga hari berturut2 pihak keluarga MDS selalu datang ke Jow utk meminta damai dan akan bersedia ganti rugi berapapun besarnya jumlah yang diminta," tulis Nong Andah.

"Tapi Jow selalu menolak dan menjawab tegas kalo tindakan penganiayaan sadis kepada David harus diproses hukum. Ini juga yang membuat Jow merasa trauma dengan istilah ganti rugi atau restitusi bahkan ketika itu ditawarkan oleh pihak LPSK yang merupakan haknya David sebagai korban. Kekhawatiran Jow adalah kasus hukumnya berhenti atau ringan," sambungnya.

Baca Juga: Kejati DKI Tawarkan Restorative Justice Kasus Penganiayaan David, Nong Andah: Saya Marah Sekaligus Sedih

Halaman:

Editor: Siti Nurhayati

Sumber: Instagram @nongandah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X