Minggu, 4 Juni 2023

Kenali 2 Jenis Stroke, Salah Satunya Paling Sering Terjadi

- Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:35 WIB
Ilustrasi Stroke
Ilustrasi Stroke

JAKARTA, kilat.com- Stroke adalah penyakit yang sangat berbahaya dan menjadi masalah kesehatan di dunia. Bahkan penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian di dunia. Stroke juga tergolong penyakit yang muncul karena gaya hidup yang salah. Bahkan 1 dari 5 kasus stroke bisa terjadi karena obesitas atau kelebihan berat badan.

"Hampir 63,7persen orang setelah stroke tidak bisa hidup tanpa bantuan. Ini terjadi di Indonesia, rata-rata mereka jadi [penyandang] disabilitas permanen," ujar Kurniawan dalam webinar Kemenkes dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia pada (29/10/2022)

Penyakit stroke termasuk penyakit kardiovaskuler yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah dan masalah jantung. Penyempitan itu menyebabkan aliran darah ke otak terhambat. Akibatnya, fungsi organ vital itu terganggu, baik fungsi untuk berpikir dan mengatur sistem motorik.

Beberapa faktor penyebab stroke antara lain kebiasaan hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum alkohol berlebihan, dan jarang mengonsumsi buah dan sayur. Selain itu, pengidap obesitas juga berisiko tinggi terkena stroke.

Jenis-jenis Stroke

1. Stroke iskemik

Stroke iskemik adalah stroke yang paling sering terjadi. Stroke ini dikenal juga dengan stroke sumbatan. Stroke iskemik terdiri dari dua macam, yakni sebagai berikut:

Stroke emboli

Stroke emboli terjadi saat bekuan darah atau plak terbentuk di dalam jantung atau pembuluh arteri besar menuju dan masuk ke otak. Akibatnya, terjadi sumbatan di otak yang menyebabkan stroke.

Stroke trombotik

Stroke ini terjadi saat muncul bekuan darah atau plak di dalam pembuluh arteri yang menyuplai darah ke otak.

2. Stroke hemoragik

Stroke hemoragik dikenal juga dengan stroke berdarah. Stroke ini bisa terjadi saat muncul perdarahan intraserebral, yakni pecahnya pembuluh darah dan darah yang masuk ke dalam jaringan. Akibatnya, sel-sel otak mati sehingga berdampak pada otak yang berhenti bekerja. (ulf)

Editor: Risvania Andaresta

Tags

Terkini

X